Metro, Gesuri.id– Maraknya aktivitas sekelompok remaja yang diduga tergabung dalam geng pelajar kian meresahkan warga Kota Metro.
Fenomena ini mendapat sorotan tajam dari DPC PDI Perjuangan Kota Metro yang menilai aksi tersebut bukan lagi sekadar kenakalan remaja biasa, melainkan sudah mengarah pada tindakan kriminal yang mengancam keamanan warga.
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait aktivitas terlarang ini. Mulai dari berkumpul hingga larut malam, konvoi kendaraan, balap liar, hingga aksi kekerasan fisik.
Baca:: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Keluhan masyarakat semakin banyak kami terima. Mereka resah karena aktivitas kelompok remaja tersebut sudah mengganggu rasa aman warga. Jangan sampai kondisi ini terus berkembang hingga memakan korban jiwa," ujar Tommy saat ditemui di Posko Bantuan Hukum DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Jumat (17/7).
Tommy mencontohkan peristiwa pengeroyokan yang baru-baru ini terjadi di wilayah Metro Pusat. Kasus yang diduga melibatkan geng pelajar tersebut menjadi alarm keras bahwa persoalan ini harus segera ditangani secara serius oleh seluruh elemen masyarakat.
Di sisi lain, Tommy memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Satreskrim Polres Metro yang bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan tersebut hingga berhasil mengamankan para pelaku. Langkah responsif ini dinilai mampu memberikan rasa keadilan sekaligus efek jera.
"Kami mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Metro yang sigap melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap perkara dalam waktu cepat. Ini menunjukkan komitmen aparat dalam melindungi masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tambahnya.
Meski mendukung penegakan hukum yang tegas, pria yang akrab disapa "Si Anak Beras" ini mengingatkan bahwa pendekatan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan (preventif). Pemerintah daerah, sekolah, lingkungan, dan keluarga wajib memperkuat benteng pertahanan anak.
Baca:: Ini Cerita Ganjar Yang Pernah Tinggal di Kontrakan
"Anak-anak ini masih memiliki masa depan. Mereka harus diberikan kesempatan untuk berubah melalui pendidikan karakter, pembinaan mental, serta pengawasan yang lebih ketat dari keluarga," tegas Tommy.
Untuk itu, ia mendesak Pemerintah Kota Metro agar memperluas ruang kreativitas bagi generasi muda. Penyediaan wadah positif seperti kegiatan olahraga, seni, organisasi kepemudaan, hingga pelatihan keterampilan dinilai efektif mengalihkan remaja dari pergaulan negatif.
Di akhir keterangannya, Tommy mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor ke pihak kepolisian jika melihat pergerakan mencurigakan atau aktivitas remaja yang meresahkan di lingkungan mereka.
Ia juga menegaskan bahwa Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI Perjuangan Kota Metro siap pasang badan untuk mendukung edukasi hukum dan berkolaborasi dengan aparat penegak hukum.
"Generasi muda adalah aset bangsa. Mereka harus diselamatkan dari pengaruh negatif melalui penegakan hukum yang tegas sekaligus pembinaan yang berkelanjutan agar Kota Metro tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif," pungkasnya.

















































































