Serang, Gesuri.id — Anggota DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, menekankan pentingnya refleksi mendalam dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.
Ia menyebut momentum ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan harus dibuktikan dengan dampak nyata pembangunan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”, Yeremia mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Banten dalam melayani publik. Namun, ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang butuh percepatan.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
"Ukuran keberhasilan pembangunan pada akhirnya bukan hanya berapa banyak proyek yang dibangun, melainkan berapa banyak persoalan rakyat yang berhasil kita selesaikan," tegas Yeremia dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).
Tujuh Isu Prioritas Banten
Yeremia memaparkan tujuh poin krusial yang harus menjadi fokus perbaikan Pemprov Banten ke depan:
1. Akses Pendidikan Merata: Tidak boleh ada lagi orang tua yang kesulitan menyekolahkan anaknya. Mutu dan keterjangkauan pendidikan harus ditingkatkan.
2. Peluang Kerja Generasi Muda: Kurikulum pendidikan dan pelatihan kerja harus diselaraskan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (link and match).
3. Pelayanan Kesehatan Manusiawi: Rumah sakit diminta memangkas antrean panjang dan mempermudah akses layanan warga.
4. Infrastruktur Dasar: Penuntasan pemerataan akses listrik, penanganan banjir tahunan, serta perbaikan konektivitas jalan hingga ke pelosok desa.
5. Kesejahteraan Masyarakat: Penekanan angka kemiskinan dan stunting, penekanan kesenjangan antarwilayah, serta peningkatan pendapatan warga.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
6. Optimasi PAD dan APBD Sehat: Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dilakukan secara transparan tanpa membebani warga. Selain itu, alokasi APBD wajib diprioritaskan untuk program yang langsung menyentuh rakyat.
7. Reformasi Birokrasi: Menghapus prosedur yang berbelit-belit agar pelayanan publik semakin cepat, ramah, dan responsif.
Yeremia berharap perpaduan antara birokrasi yang cepat, APBD yang sehat, dan pemerataan infrastruktur dapat mewujudkan Banten yang lebih sejahtera.
"Itulah makna sejati dari Banten Bergerak, Maju, dan Berdampak. Pembangunan tidak boleh berhenti di atas kertas, tetapi harus hadir dan terasa nyata sampai ke rumah-rumah rakyat," pungkasnya.

















































































