Ikuti Kami

Investasi Masa Depan, Hilda Kusuma Dewi Kawal Penyaluran PIP di Tambora

​Hilda juga mengimbau warga agar proaktif dalam melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan.

Investasi Masa Depan, Hilda Kusuma Dewi Kawal Penyaluran PIP di Tambora
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hilda Kusuma Dewi.

Jakarta, Gesuri.id — Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hilda Kusuma Dewi, menegaskan pentingnya akses pendidikan yang merata sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda. 

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar kegiatan reses di Jalan Duri Utara III, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

​Dalam reses ini, Hilda menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) penerima Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 45 siswa madrasah di wilayah Kelurahan Krendang dan Duri Utara. 

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur 

Program bantuan dari pemerintah pusat tersebut kembali diperpanjang tahun ini untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak.

​"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Melalui Program Indonesia Pintar ini, kami berharap semakin banyak anak yang dapat terus melanjutkan sekolah dan meraih cita-cita mereka di masa depan," ujar Hilda.

​Hilda juga mengimbau warga agar proaktif dalam melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan. Langkah ini penting agar bantuan pendidikan dapat terus disalurkan tepat sasaran kepada para siswa yang berhak menerima.

​Kegiatan reses ini turut dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Iin mengapresiasi konsistensi Hilda Kusuma Dewi dalam mengawal penyaluran bantuan pendidikan tersebut agar tepat guna bagi kebutuhan operasional sekolah siswa.

​Selain penyerahan PIP, momentum ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat untuk menyosialisasikan "Buku Pintar Pilah dan Olah Sampah dari Sumber". Buku panduan praktis ini diluncurkan sebagai upaya mengajak masyarakat memilah sampah langsung dari lingkungan rumah tangga guna menekan volume tumpukan limbah di TPS Duri Utara.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​Iin menjelaskan bahwa buku panduan yang mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 ini membagi sampah ke dalam empat kategori utama: organik, anorganik, residu, serta bahan berbahaya dan beracun (B3).

​Melalui kolaborasi antara pengawalan program pendidikan oleh legislatif dan edukasi lingkungan oleh eksekutif, 

Pemkot Jakarta Barat berharap kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan dan kualitas pendidikan dapat tumbuh beriringan demi mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Quote