Ikuti Kami

Karolin Tegaskan Gerakan Pangan Murah Bertujuan Untuk Membangun Masyarakat

Gerakan pangan murah ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di tempat-tempat lain.

Karolin Tegaskan Gerakan Pangan Murah Bertujuan Untuk Membangun Masyarakat
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa, MH, mengatakan bahwa gerakan pangan murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan menekan potensi lonjakan harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Harga pangan pokok strategis sedang mengalami kenaikan, sehingga pemerintah Kabupaten Landak merasa terpanggil untuk melakukan intervensi melalui gerakan pangan murah ini,” jelas Karolin.

Baca: Ganjar: Semua Pimpinan Parpol Perlu Berkumpul

Gerakan pangan murah ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di tempat-tempat lain. Karolin mengingatkan kepada yang hadir untuk tetap semangat dan produktif dalam melakukan pekerjaannya.

Kepada pelaku usaha tani diharapakan untuk tetap giat menanam di sawah, ladang dan pekarangan rumahnya agar kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi.

Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak

Masyarakat dapat membeli bahan pangan dengan harga yang lebih murah, seperti beras SHPH 5 Kg Rp. 60.000, gula pasir Rp. 17.500 /Kg, minyak goreng Rp.15.000/liter, bawang merah Rp. 72.000/Kg, bawang putih Rp.48.000/Kg, susu SKM Rp.11.500/ Kaleng, tepung Rp.13.000/Kg, Cabe Rawit Rp.10.000/ Kampel, tomat Rp. 10.000/Kampel, Telur Rp.1.900/ butir dan Gas LPG 3 Kg. Rp.20.000 pertabung.

Pemerintah Kabupaten Landak bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bulog, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar gerakan pangan murah di pasar baru Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada Kamis (19/2/2026).

Quote