Ikuti Kami

Kawal Tebus Ijazah Tertunda, Chicha Koeswoyo Optimis Kualitas Pendidikan Jakarta Meningkat 

Program ini merupakan salah satu program prioritas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Kawal Tebus Ijazah Tertunda, Chicha Koeswoyo Optimis Kualitas Pendidikan Jakarta Meningkat 
Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo.

​Jakarta, Gesuri.id – Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo, mengawal langsung realisasi penyaluran bantuan pendidikan untuk program penebusan ijazah tertunda di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (29/10). 

Program ini merupakan salah satu program prioritas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Baca: Ganjar Dikenal Akur dan Harmonis dengan Saudara Kandung

​Chicha mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima banyak permohonan dari warga kurang mampu terkait masalah penahanan ijazah. Menurutnya, advokasi secara konsisten perlu dilakukan agar manfaat program ini benar-benar tepat sasaran.

​"Bagi saya, ijazah bukan sekadar selembar kertas, melainkan sebuah harapan untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Oleh karena itu, advokasi terhadap program ini sangat krusial agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar merasakan dampaknya," ujar Chicha di sela-sela kegiatan penyerahan ijazah.

​Dalam kesempatan tersebut, Chicha menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur DKI Jakarta atas komitmennya yang konsisten dalam memperjuangkan akses dan kualitas pendidikan di Ibu Kota. 

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

Ia optimis bahwa keberpihakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap sektor pendidikan akan menjadi fondasi utama dalam mematangkan kesiapan Jakarta menuju Global City.

​Lebih lanjut, Chicha menyoroti pentingnya perluasan jangkauan bantuan pendidikan di Jakarta agar makin inklusif, mencakup seluruh jenjang baik sekolah negeri maupun swasta.

​"Bantuan pendidikan di Jakarta saat ini sudah cukup beragam. Ke depan, jangkauan program ini harus terus diperluas, khususnya melalui akselerasi program sekolah swasta gratis agar tidak ada lagi anak Jakarta yang putus sekolah atau tertahan ijazahnya," pungkas anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Quote