Ikuti Kami

Rahmad Ingatkan Pemerintah Jangan Kendor Kendalikan Covid

Indonesia harus belajar dari meningkatnya kasus Covid 19 di India yang mengalami lonjakan hingga 168 ribu kasus per hari.

Rahmad Ingatkan Pemerintah Jangan Kendor Kendalikan Covid
Anggota Komisi X DPR RI Rahmad Handoyo.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI Rahmad Handoyo mengingatkan pemerintah jangan sampai kendor atau kecolongan dalam pengendalian kasus Covid-19. 

Indonesia, lanjutnya, harus belajar dari meningkatnya kasus Covid 19 di India yang mengalami lonjakan hingga 168 ribu kasus terpapar Covid dalam sehari. 

Baca: Adian: Krakatau Steel Selundupkan Baja China Cuma Rumor!

"Tak hanya itu, tercatat juga tingkat kematian dalam sehari mencapai 903 dalam sehari, maka, ia menegaskan Indonesia harus belajar jangan sampai hal itu terjadi," ujarnya dalam keterangan persnya, Senin (12/4). 

Menurutnya, meningkatnya kasus di India akibat kerumunan masyarakat yang tidak menggunakan masker dan tidak adanya jaga jarak seperti dalam kegiatan keagamaan dan politik. 

"Sehingga harus menjadi pelajaran berharga buat negara lain termasuk kita di Indonesia," ungkapnya.

Rahmad menilai pemerintah sudah dalam koridor yang benar dalam penanganan Covid-19 di dalam negeri. 

Itu, ujarnya, terbukti meski kebijakan PPKM skala mikro telah membawa hasil dengan melandainya kasus positif Corona. 

"Namun pemerintah meskipun kasus sudah mulai melandai tidak kendor dan tetap fokus pada pengendalian Covid, salah satu kebijakan adalah melarang mudik lebaran dan memotong cuti bersama," ia menandaskan.

Baca: Ahok Bikin Anies Baswedan Tertawa Terbahak-bahak

Ia mencatat kebijakan pemerintah untuk wajib 3 M dan ditambah menghindari atau mengurangi mobilitas  serta menjauhi kerumunan harus dilakukan bersama-sama Pemerintah Pusat, Daerah, dan tokoh pemuka masyarakat keagamaan, serta seluruh masyarakat harus benar-benar menjalankan wajib 5 M dan menegakan aturan ini.

"Dan kepada para tokoh masyarakat, keagamaan untuk turut serta mengelorakan wajib 5 M untuk kita terus dan tetap waspada. Ini memgingat kita memang belum bisa benar-benar mengendalikan Covid-19 dan baru kita bisa menurunkan kasus (melandai). Kita perlu berkaca pada negara India jangan sampai gelombang kedua Covid-19 melonjak drastis paparan positif serta kasus kematian yang menjonjak juga. Bila kita bersatu padu dan bergotong royong bersama niscaya kita bisa kendalikan Covid-19 dengan baik," pungkasnya menjelaskan.

Quote