Ikuti Kami

Sambut Imlek & Ramadan, Tjhai Chui Mie Imbau Warga Jaga Ketertiban, Keamanan, Toleransi

Selain Hari Raya Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026, pada Februari ini juga memasuki Bulan Suci Ramadan,

Sambut Imlek & Ramadan, Tjhai Chui Mie Imbau Warga Jaga Ketertiban, Keamanan, Toleransi
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Jakarta, Gesuri.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalbar mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta toleransi dalam menyambut rangkaian perayaan keagamaan dalam waktu dekat.

Selain Hari Raya Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026, pada Februari ini juga memasuki Bulan Suci Ramadan, disusul Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan imbauan tersebut bertujuan menciptakan suasana kondusif sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Singkawang. 

“Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban umum serta memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang datang ke Singkawang, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, dan toleransi antarumat beragama,” kata Tjhai Chui Mie, dikutip Rabu (11/2/2026).

Ia juga mengajak masyarakat bersikap ramah dan menjaga citra positif daerah, mengingat Singkawang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan, khususnya saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

Selain itu, Pemkot Singkawang mengimbau jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan TNI/Polri, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, camat, dan lurah se-Kota Singkawang untuk memasang baliho atau spanduk ucapan selamat Hari Raya Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026, serta menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

“Contoh desain spanduk atau baliho dapat dilihat melalui tautan yang telah kami sediakan,” ujarnya.

Tjhai Chui Mie juga meminta pengelola hotel dan penginapan untuk turut memeriahkan suasana dengan memasang spanduk serta menghias lobi hotel dengan perpaduan nuansa Imlek, Cap Go Meh, Ramadan, dan Idulfitri.

Tak hanya itu, pengelola hotel dan penginapan diingatkan untuk memberikan pelayanan prima serta menciptakan rasa aman bagi para tamu dengan menerapkan prinsip Sapta Pesona dan standar CHSE, yakni Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan), dan Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan).

Dalam rangka meningkatkan lama tinggal wisatawan, Wali Kota juga mengimbau pengelola hotel dan penginapan agar menyesuaikan tarif kamar secara wajar. Hal serupa disampaikan kepada pemilik rumah kos agar memberikan pelayanan hunian sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pengelola destinasi wisata diminta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan pengunjung, khususnya di kawasan pantai dan kolam renang, dengan menyediakan rambu peringatan, fasilitas P3K, alat keselamatan, serta petugas pengawas, dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Pengelola destinasi wisata juga diharapkan memasang penerangan di lokasi-lokasi yang rawan serta spanduk imbauan keselamatan di titik-titik yang diperlukan,” kata Tjhai Chui Mie.

Pemkot Singkawang berharap melalui imbauan tersebut seluruh rangkaian perayaan keagamaan dapat berjalan aman, tertib, dan harmonis, sekaligus memperkuat citra Singkawang sebagai kota toleran dan ramah wisatawan.

Quote