Jakarta, Gesuri.id - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Ibu Negara Malaysia, Tun Dr. Siti Hasmah Mohd Ali.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Malaysia kehilangan seorang ibu bangsa, dan kita di Asia Tenggara kehilangan figur perempuan teladan," ujar Megawati dalam keterangan tertulisnya.
Megawati mengenang Siti Hasmah sebagai pribadi yang anggun, rendah hati, tegas, sekaligus penuh kasih.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Menurutnya, almarhumah bukan sekadar pendamping pimpinan negara, melainkan sosok pemberani yang berdiri di atas kekuatannya sendiri. Siti Hasmah mencatatkan sejarah sebagai salah satu dokter perempuan Melayu pertama yang mendedikasikan hidupnya untuk kesehatan masyarakat, serta gigih membela hak-hak perempuan dan anak.
"Senyumnya meneduhkan, tutur katanya menenangkan. Dari sosok almarhumah, kita belajar bahwa kekuatan perempuan tidak selalu harus bersuara keras, melainkan hadir dalam kesabaran, kesetiaan, dan pengabdian yang tak pernah lelah," tuturnya.
Selama hampir tujuh dekade, Siti Hasmah setia mendampingi sang suami, mantan PM Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad, mengarungi dinamika sejarah pasang surut negerinya. Megawati menyebut kesetiaan dan dedikasi pasangan tersebut sebagai keteladanan yang berharga bagi generasi penerus.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Hubungan emosional yang erat antara almarhumah dan Indonesia juga menjadi catatan tersendiri. Berakar dari garis keturunan di Sumatra, Siti Hasmah memiliki ikatan batin yang kuat sebagai bagian dari keluarga besar serumpun yang disatukan sejarah dan budaya.
"Kepada Tun Dr. Mahathir Mohamad, keluarga besar, serta seluruh rakyat Malaysia, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ucap Ketua Umum PDI Perjuangan ini.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. Selamat jalan, Tun Dr. Siti Hasmah. Pengabdianmu akan terus hidup dalam ingatan kami," pungkas Megawati.

















































































