Ikuti Kami

Uji Kritis Siswa SMA di Yogyakarta, Ganjar Pranowo Sentil Isu Pelemahan Rupiah

Ganjar memantik diskusi kritis dengan melemparkan pertanyaan seputar keresahan terbesar mereka terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Uji Kritis Siswa SMA di Yogyakarta, Ganjar Pranowo Sentil Isu Pelemahan Rupiah
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, mengajak generasi muda untuk lebih peka terhadap isu ekonomi global. 

Hal itu ia tunjukkan saat menggelar dialog interaktif dalam seminar memperingati Hari Lahir Pancasila di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta.

​Di hadapan para siswa, Mantan Gubernur Jawa Tengah ini memantik diskusi kritis dengan melemparkan pertanyaan seputar keresahan terbesar mereka terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

​"Sekarang saya mau tanya pada Teman-teman. Lalu, apa problem bangsa ini yang hari ini meresahkan dirimu?" tanya Ganjar kepada para siswa.

​Pertanyaan tersebut langsung disambut oleh salah seorang siswa yang menyoroti kondisi mata uang domestik.

"Rupiah yang semakin lemah," ujar siswa tersebut.

​Mendengar jawaban itu, Ganjar sempat memberikan tanggapan spontan bernada kelakar. 

"Rupiah semakin lemah! Orang desa dapat dolar ya? Ini loh. Ini rupiah. Emang kamu punya dolar buat apa?" canda Ganjar.

​Namun, siswa tersebut tidak canggung dan langsung memberikan argumen kritisnya mengenai ketergantungan Indonesia terhadap komoditas luar negeri. 

"Kalau enggak pakai dolar, kita impor pakai apa, Pak?" sanggahnya.

​Ganjar pun kembali menguji pemahaman sang siswa. "Kalau rupiah lemah, menurutmu apa sih implikasinya?" tanya Ganjar lagi.

Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar

​Siswa itu kemudian menjelaskan dengan lancar dampak domino dari fluktuasi mata uang terhadap daya beli masyarakat. Menurutnya, pelemahan rupiah akan membuat biaya impor semakin membengkak dan lambat laun memukul sektor ekonomi lainnya.

​Melihat analisis kritis dari seorang pelajar SMA, Ganjar langsung memberikan apresiasi yang dibalut dengan candaan khasnya.

​"Kamu ternyata pemantau mata uang ya. Kamu merasa orang yang memantau pergerakan mata uang atau mata duitan, ha-ha," kelakar Ganjar yang disambut tawa seisi ruangan.

​Melalui dialog santai namun berbobot ini, Ganjar sukses mendorong para pelajar untuk memahami bahwa isu makroekonomi, seperti nilai tukar rupiah, bukan hanya urusan orang dewasa, melainkan memiliki dampak nyata terhadap harga barang-barang yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Quote