Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan kesiapan DPR RI memenuhi undangan resmi Parlemen Singapura sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi parlemen sekaligus mengawal implementasi 26 kerja sama bilateral yang telah disepakati Indonesia dan Singapura.
Hal itu disampaikan Utut saat menerima kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, H.E. Mr. Kwok Fook Seng, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (10/7/2026).
“Tentu kami akan memenuhi undangan tersebut ketika waktunya memungkinkan,” kata Utut.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan hubungan antarlembaga legislatif, perkembangan kerja sama bilateral, serta berbagai isu strategis kawasan. Menurut Utut, hubungan antarlembaga parlemen memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman terhadap berbagai kerja sama yang telah dibangun kedua negara.
Selain membahas diplomasi parlemen, pertemuan juga menyinggung hasil pertemuan Presiden Republik Indonesia dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong yang menghasilkan penandatanganan 26 kerja sama di berbagai bidang.
Utut menilai tantangan terbesar bukan terletak pada penandatanganan nota kesepahaman, melainkan memastikan seluruh kesepakatan tersebut dapat diimplementasikan secara nyata.
“Kalau dari saya, setiap memorandum of understanding (MoU) itu harus kita kawal. Kalau tidak dikawal, nanti hanya menjadi catatan. Semua MoU harus dijaga sampai benar-benar terealisasi,” ucapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan Singapura mengingat negara tersebut masih menjadi investor terbesar di Indonesia. Menurutnya, stabilitas hubungan bilateral akan memberikan kepastian bagi iklim investasi sekaligus mendukung kepentingan nasional.
Sementara itu, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, H.E. Mr. Kwok Fook Seng, menyampaikan bahwa parlemen memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antarpemerintah melalui diplomasi legislatif.
“Melalui kunjungan ini kami berharap hubungan antara parlemen kedua negara semakin erat,” ujarnya.
Kwok menjelaskan Indonesia dan Singapura terus memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari energi bersih, ekonomi digital, keamanan siber, perlindungan masyarakat dari penipuan digital, hingga penguatan peran ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan.
“Kami juga membahas bagaimana Indonesia dan Singapura dapat terus bekerja sama untuk memastikan ASEAN tetap menjadi kekuatan yang menjaga stabilitas kawasan,” jelasnya.
Selain itu, Singapura juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keterbukaan dan keamanan jalur pelayaran di Selat Singapura dan Selat Malaka melalui kerja sama erat dengan Indonesia dan Malaysia.

















































































