Luwu, Gesuri.id - Jelang Pilkada serentak, sejumlah partai politik diam-diam survei kelayakan calon kepala daerah (cakada) yang bakal diusung.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Luwu, Ridwan Bakokang mengaku kini tim survei pusat sedang melihat elektabilitas masing-masing kandidat yang telah ikut fit and proper test.
"Tim survei dari DPP PDI Perjuangan sudah turun bulan ini. Jadi sebelum menentukan siapa yang bakal diusung, kita melihat dulu bagaimana elektabilitas calon," katanya, Kamis (20/6).
PDI Perjuangan sebelumnya telah menawarkan tiga kader untuk dipaketkan sebagai cawabup di Pilkada Luwu.
"Tawaran kami kan seperti itu. Kita harap, yang jadi 02 itu dari PDI Perjuangan . Ada tiga kader yang telah mendaftar, pertama ada Pak Wahyu Napeng, kemudian Pak Erwin Barabba dan terakhir Pak Yamin Tallesang," jelasnya.
Kendati demikian, sambung Ridwan, elite Partai PDI Perjuangan juga tak ujuk-ujuk memaksa mendorong kadernya tanpa survei.
"Tapi kita juga pasti memastikan hasil survei, siap yang tinggi, itu yang bisa kami dorong untuk jadi 02," tandasnya.
Sebanyak 12 figur calon bupati-wakil bupati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ikut fit and proper test di Kota Makassar.
Setelah melakukan proses pendaftaran cakada, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat pleno.
"InsyaAllah dalam waktu dekat kami akan plenokan ke-12 calon tersebut apakah layak untuk direkomendasikan ke DPD PDI Perjuangan Sulsel atau tidak," jelasnya.
Dari 12 figur yang melamar di PDI Perjuangan, tiga diantaranya merupakan kader.
"Ada Pak Erwin Barabba beliau adalah Bendahara DPC PDI Perjuangan, kemudian Yamin Tallesang dan Wahyu Napeng," bebernya.

















































































