Trenggalek, Gesuri.id - Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam tersebut dipadukan dengan kuliner khas daerah.
Hal itu karena, potensi pegunungan dan perbukitan di Kabupaten Trenggalek dinilai bisa menjadi kekuatan baru sektor pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Menurut Doding, karakter geografis Trenggalek yang sebagian besar berupa kawasan pegunungan dan perbukitan menyimpan potensi wisata yang masih bisa dikembangkan lebih luas. Konsep wisata alam yang dipadukan dengan kuliner dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Contohnya di Desa Suruh, Kecamatan Suruh ini. Kecamatan ini banyak ditemui bukit dan ini potensi jika dikembangkan dengan matang,” kata Doding Rahmadi, Rabu (23/9/2026).
Dia mengapresiasi sejumlah warga dan pelaku usaha yang mulai menangkap peluang tersebut dengan membuka usaha yang menggabungkan panorama alam dan kuliner.
Salah satunya Teras Pawon Lingsir Wengi Puncak Dawung di Desa Suruh. Lokasi kuliner tersebut berada di kawasan ketinggian yang menjadi jalur menuju Kecamatan Pule.
Menurut Doding, kondisi tersebut menjadi modal yang menarik untuk dikembangkan. Selain menawarkan udara yang sejuk dan suasana jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, wisatawan juga dapat menikmati panorama pegunungan dan perbukitan.
“Trenggalek itu ramahnya luar biasa. Kalau blusukan ke desa-desa, disapa warga dengan ramah,” ujar pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek ini.
Konsep wisata kuliner berbasis alam tersebut, lanjut Doding, dapat menjadi alternatif destinasi bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan sekaligus suasana pedesaan dan pegunungan.
Pengunjung tidak hanya disuguhi panorama alam yang masih asri, tetapi juga beragam pilihan kuliner. Mulai masakan khas Jawa hingga olahan hasil laut yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Trenggalek.

















































































