Ikuti Kami

Sofyan Tan: Barongsai Sumut Harus Naik Kelas, Perkuat Pembinaan Atlet dan Kolaborasi

Sofyan menilai keberhasilan Barongsai Sumatera Utara tidak lahir secara instan.

Sofyan Tan: Barongsai Sumut Harus Naik Kelas, Perkuat Pembinaan Atlet dan Kolaborasi
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, mengapresiasi prestasi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumatera Utara yang berhasil meraih empat medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 - Foto: Istimewa

Medan, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, mendorong Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumatera Utara memperkuat pembinaan atlet dan memperluas kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk menjaga kesinambungan prestasi Barongsai di tingkat nasional.

Menurut Sofyan Tan, capaian empat medali emas yang diraih Barongsai Sumatera Utara pada PON sebelumnya harus menjadi pijakan untuk membangun sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan menuju PON 2028.

Hal itu disampaikan Sofyan Tan dalam pelantikan Pengurus FOBI Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, dan Deli Serdang masa bakti 2026-2030 di Kampus STBA-PIA, Medan, Minggu (1/11). Dalam kesempatan tersebut, Peter Suhendra kembali dipercaya memimpin FOBI Sumut untuk periode kedua.

Sofyan menilai keberhasilan Barongsai Sumatera Utara tidak lahir secara instan. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam membangun organisasi, menemukan talenta, serta membina atlet secara konsisten.

Karena itu, ia mendorong FOBI memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI, sekolah, komunitas, dan institusi lainnya yang dapat mendukung proses pembinaan atlet.

“Keberhasilan yang sudah dicapai harus kita jaga dengan memperkuat kolaborasi. Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI,” ujar Sofyan Tan.

Ia juga menekankan bahwa Barongsai memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar olahraga prestasi. Menurutnya, Barongsai merupakan bagian dari perjalanan kebudayaan yang telah berkembang dan berakar di Indonesia selama ratusan tahun.

“Barongsai harus kita pertahankan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Perkembangannya menunjukkan bagaimana sebuah tradisi dapat tumbuh menjadi cabang olahraga yang indah dan berprestasi,” katanya.

Sofyan mengapresiasi perjalanan FOBI yang berhasil mendorong Barongsai menjadi cabang olahraga resmi sejak 2013. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa olahraga berbasis budaya dapat memiliki ruang yang kuat dalam pembinaan olahraga nasional.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Peter Suhendra yang dinilai mampu merangkul berbagai kalangan dalam mengembangkan organisasi.

Sofyan berharap konsolidasi organisasi FOBI Sumut terus diperkuat hingga terbentuk kepengurusan di 17 kabupaten/kota. Dengan struktur organisasi yang semakin luas, pembinaan atlet diharapkan dapat menjangkau lebih banyak daerah dan kelompok usia.

“Kalau organisasinya semakin kuat, pembinaan atlet juga semakin terarah. Dari sana kita bisa menjaga prestasi sekaligus mencari atlet-atlet baru untuk regenerasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian PB FOBI Arifin Himawan mengapresiasi perkembangan Barongsai di Sumatera Utara. Ia menyebut keberhasilan Sumut menjadi tuan rumah sekaligus meraih juara umum cabang olahraga Barongsai pada PON sebelumnya sebagai catatan penting dalam perjalanan olahraga tersebut.

Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat, senior olahraga, panitia, dan unsur TNI yang selama ini ikut mendukung pembinaan atlet Barongsai di Sumatera Utara.

Ketua FOBI Sumut Peter Suhendra mengakui dirinya bukan berasal dari komunitas Barongsai dan pada awalnya tidak memahami olahraga tersebut. Namun, menurutnya, kepercayaan, kerja keras, dan persahabatan menjadi modal dalam membangun organisasi.

“Meraih sesuatu itu susah, tetapi mempertahankannya jauh lebih susah. Sumatera Utara sudah menjadi juara pada 2024. Mempertahankannya pada 2028 tentu lebih berat karena semua daerah sudah mengincar Sumatera Utara,” ujar Peter.

Peter optimistis target mempertahankan prestasi tersebut dapat diwujudkan melalui persatuan berbagai elemen masyarakat, sekolah, dan militer dalam membina atlet sejak usia dini.

Pelantikan pengurus FOBI tersebut juga diramaikan berbagai atraksi Barongsai. Mulai dari tabuhan genderang yang dimainkan secara serentak, atraksi 20 barongsai, hingga pertunjukan tarian naga ultraviolet yang mendapat sambutan meriah dari para tamu dan masyarakat yang hadir.

Quote