Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, Angie Natesha Goenadi Go, mengapresiasi kemenangan Banteng Jabar FC pada laga perdana Soekarno Cup 2026.
Banteng Jabar FC mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan setelah membungkam Banteng Jawa Timur dengan skor 4-1 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Senin (10/8/2026).
Angie yang juga dipercaya sebagai asisten manajer Banteng Jabar FC mengatakan, kemenangan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani tim.
Mulai dari pencarian dan seleksi atlet, latihan, pembentukan kedisiplinan, hingga membangun kerja sama antarpemain dilakukan sebelum tim tampil di Soekarno Cup 2026.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Alhamdulillah, kita sangat bersyukur atas kemenangan ini. Ini bukan hasil yang datang tiba-tiba. Ada perjuangan panjang, mulai dari mencari atlet, latihan, membangun disiplin, sampai bagaimana membentuk teamwork yang kuat," ujar Angie, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, membentuk tim yang solid membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. Para pemain juga harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi, termasuk cuaca di Jawa Timur.
Angie turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, beserta jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang memberikan dukungan kepada tim.
"Support dari Pak Ono Surono dan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat luar biasa. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh pemain dan tim untuk memberikan yang terbaik," katanya.
Selain persiapan fisik dan teknis, tim juga memperhatikan kesiapan mental dan spiritual pemain. Sebelum pertandingan perdana, jajaran tim menggelar doa bersama dan kegiatan santunan ke panti.
Angie mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan kepedulian sosial sekaligus menjaga para pemain agar tetap rendah hati.
"Kita tidak hanya bicara soal fisik dan teknik. Mental dan spiritual juga harus dijaga. Sebelum pertandingan, kami rutin berdoa dan juga melakukan santunan ke panti. Ini menjadi bagian dari ikhtiar kita," ungkapnya.
Di sisi lain, Angie menilai pembentukan Banteng Jabar FC tidak boleh berhenti setelah gelaran Soekarno Cup 2026. Menurutnya, pembibitan dan regenerasi atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Ia berharap Banteng Jabar FC dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta muda Jawa Barat.
"Ke depan kita juga harus berpikir bagaimana pembibitan atlet ini terus berjalan. Jangan hanya mencari pemain ketika ada pertandingan. Kita perlu menyiapkan regenerasi, mencari talenta-talenta muda dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang," tutur Angie.
Pembinaan tersebut, kata dia, harus dilakukan secara terencana mulai dari pencarian bakat, latihan, peningkatan disiplin hingga memberikan pengalaman bertanding.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Dengan begitu, keberadaan Banteng Jabar FC tidak hanya mengejar prestasi dalam satu turnamen, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses mencetak atlet berkualitas untuk Jawa Barat.
"Harapannya, dari sini akan lahir pemain-pemain muda yang nantinya bisa menjadi kekuatan Jawa Barat. Jadi ada kesinambungan antara prestasi hari ini dengan pembinaan atlet untuk masa depan," katanya.
Angie juga meminta para pemain tidak cepat puas setelah meraih kemenangan pada laga perdana. Ia mengingatkan perjalanan Banteng Jabar FC di Soekarno Cup 2026 masih panjang.
"Jangan cepat puas dengan kemenangan pertama. Perjalanan masih panjang. Tetap jaga mental, spiritual, disiplin dan teamwork. Kita harus fokus menghadapi pertandingan berikutnya," tegasnya.

















































































