Ikuti Kami

Susanto Dwi Antoro Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya & Ekonomi Rakyat di Merti Kampung Celeban

Menurut Susanto, pelestarian budaya lokal harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.

Susanto Dwi Antoro Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya & Ekonomi Rakyat di Merti Kampung Celeban
Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro.

Yogyakarta, Gesuri.id — Gelaran Merti Kampung Celeban 2026 berlangsung semarak dan penuh kebersamaan. 

Perayaan budaya ini menjadi perhatian publik saat Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, menegaskan bahwa tradisi tahunan bukan sekadar ritual, melainkan momentum krusial untuk memperkuat persatuan warga sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.

"Budaya hidup, ekonomi bergerak, masyarakat sejahtera. Itulah harapan kami," tegas Susanto di sela-sela perhelatan Merti Kampung Celeban.

Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar

Menurut Susanto, pelestarian budaya lokal harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pemulihan dan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia menilai perhelatan budaya yang melibatkan ribuan pengunjung—termasuk wisatawan mancanegara—merupakan ruang yang sangat potensial untuk menghidupkan produk kuliner dan kerajinan lokal.

Tak hanya menyoroti aspek ekonomi, Susanto juga menaruh perhatian besar pada regenerasi pelestari budaya. Saat menyaksikan Lomba Jemparingan (panahan tradisional khas Yogyakarta) anak usia di bawah 15 tahun, ia berpesan agar pengenalan tradisi dilakukan sejak usia dini.

"Lestarikan budaya sejak dini karena anak-anak adalah penerus tradisi," ujar Susanto.

Untuk membakar semangat para peserta, Susanto bahkan menggelar sayembara mendadak berhadiah tunai Rp100.000 bagi peserta anak yang berhasil memanah bagian molo (target sasaran). Langkah interaktif ini mendulang tepuk tangan meriah dan mendongkrak antusiasme para panah cilik di lapangan.

"Hadiah ini sebagai penyemangat agar anak-anak semakin percaya diri mencintai olahraga tradisional," tambahnya.

Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Kehadiran dan aksi spontan Susanto dinilai warga menjadi penyemangat tersendiri dalam menghadirkan kompetisi yang sehat sekaligus mengenalkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

Rangkaian acara Merti Kampung Celeban 2026 yang dihadiri sekitar 1.500 peserta ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. Hasto menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan warga atas konsistensi mereka menjaga tradisi.

Kemeriahan Merti Kampung Celeban 2026 pun menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara tradisi budaya, kepedulian tokoh masyarakat, dan keterlibatan aktif warga mampu melestarikan warisan leluhur sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Quote