Jember, Gesuri.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember menegaskan peran partai politik bukan sekadar instrumen perebutan kekuasaan, melainkan alat perjuangan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan terbuka terhadap kritik konstruktif.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember Edi Cahyo Purnomo dalam konferensi pers di aula kantor DPC PDI Perjuangan Jember, didampingi Bendahara DPC Candra Ary Fianto serta tiga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember.
“Konferensi pers ini selain menjalankan perintah DPP PDI Perjuangan, juga untuk menyampaikan pesan bahwa partai bukan hanya alat kekuasaan. Lebih dari itu, partai adalah alat perjuangan untuk mensejahterakan rakyat,” ujar Edi Cahyo Purnomo di hadapan awak media, Sabtu (3/1).
Pria yang akrab disapa Ipung itu menegaskan, seluruh aktivitas dan sikap politik anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jember merupakan representasi langsung dari persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
Ia menyebut berbagai isu yang selama ini diperjuangkan fraksi, mulai dari perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) agar tidak beralih fungsi, pengawalan distribusi pupuk bagi petani, pemberdayaan dan perlindungan UMKM, hingga komitmen memastikan pendidikan gratis berjalan optimal.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan Jember juga konsisten mengawal nasib ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember yang sempat terancam dirumahkan.
“Alhamdulillah, untuk pegawai honorer beberapa waktu lalu sudah diangkat menjadi tenaga P3K paruh waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Jember, Candra Ary Fianto, menegaskan keterbukaan partai terhadap masukan masyarakat bukanlah hal baru.
Ia mengingatkan bahwa sebelumnya DPC PDI Perjuangan Jember telah menggelar focus group discussion (FGD) yang melibatkan akademisi, media, aktivis, dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari tradisi demokrasi partai.
Menurut Candra, ruang kritik dan aspirasi tersebut hingga kini tetap terbuka, baik melalui laporan tertulis maupun penyampaian langsung kepada anggota fraksi.
“Prinsipnya, selama usulan itu untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat, kami terima,” tegasnya.
Bahkan, lanjut Candra, Fraksi PDI Perjuangan Jember telah menginisiasi dan mendorong lahirnya sejumlah peraturan daerah, di antaranya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, serta berbagai regulasi lain yang berpihak pada kepentingan rakyat.

















































































