Kutai Kartanegara, Gesuri.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menegaskan bahwa perjuangan partainya harus tetap berpijak pada cita-cita memuliakan wong cilik dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pesan kuat tersebut disampaikan Rendi saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan untuk 20 kecamatan se-Kabupaten Kukar. Agenda krusial ini berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kukar pada Senin (29/6/2026) sore.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur (Kaltim), pengurus DPC, serta ratusan kader PAC yang baru saja menerima mandat resmi.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Rendi menyebut, penyerahan SK ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Momentum ini merupakan penyerahan amanah dan tanggung jawab besar bagi pengurus PAC untuk memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput di kecamatan dan desa.
Oleh karena itu, pengurus yang telah menerima mandat dituntut menjadi ujung tombak perjuangan partai. Mereka wajib menjaga kedekatan dengan rakyat sekaligus mengawal ideologi yang diwariskan oleh Bung Karno.
"Cita-cita yang selalu digemakan oleh bapak pendiri bangsa kita, Bung Karno, yaitu memuliakan wong cilik, menghadirkan keadilan sosial, serta memastikan setiap rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sejahtera. Hari ini adalah awal dari perjuangan itu semua," ujar Rendi.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kukar ini mengingatkan bahwa langkah nyata tidak boleh berhenti setelah seremonial penyerahan SK selesai. Mandat ini justru harus menjadi pemantik untuk bekerja lebih keras, memperkuat roda organisasi, dan menghadirkan manfaat konkret bagi warga.
Menurut Rendi, menjadi pengurus partai bukan tentang gengsi memegang jabatan, melainkan komitmen untuk selalu hadir mendengarkan aspirasi dan memberikan solusi atas persoalan masyarakat.
Apalagi, ia melihat tantangan lanskap politik saat ini telah berubah drastis. Seluruh kader dituntut adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam membangun pola komunikasi dengan masyarakat luas.
Secara khusus, Rendi menyoroti generasi muda sebagai kelompok strategis yang harus dirangkul dengan pendekatan baru. Karakteristik anak muda yang dinamis dalam menerima informasi memaksa model pendekatan politik ikut bertransformasi.
Baca: Ganjar Tegaskan Sikap PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan
"Kita harus merebut hati rakyat, terutama generasi muda. Hari ini masyarakat sudah berubah, cara berpikir dan cara menerima informasinya pun berubah. Politik hari ini bukan lagi soal siapa yang paling banyak berbicara, tetapi siapa yang paling banyak bekerja, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan dampak nyata," tegasnya.
Melalui pengukuhan pengurus PAC di 20 kecamatan ini, DPC PDI Perjuangan Kukar berharap mesin partai semakin solid dan bergerak searah. Dengan begitu, seluruh kader mampu menjaga kepercayaan rakyat guna menghadapi agenda-agenda politik ke depan.
"Ini adalah titik permulaan bagi kita untuk menjadikan PDI Perjuangan betul-betul linear dengan pusat, bergerak menyentuh akar rumput di kecamatan hingga desa-desa di seluruh penjuru Kutai Kartanegara," pungkas Rendi.

















































































