Ikuti Kami

Kanang: Pengurus Partai Harus Mau Mendengar, Berani Bicara, Ikut Dorong Lahirnya Kebijakan

Pengurus partai harus mau mendengar, berani bicara, dan ikut mendorong lahirnya kebijakan. Tiga hal itu harus berjalan bersama.

Kanang: Pengurus Partai Harus Mau Mendengar, Berani Bicara, Ikut Dorong Lahirnya Kebijakan
Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, menekankan pentingnya peran pengurus partai sebagai penghubung antara PDI Perjuangan dan persoalan nyata yang dihadapi rakyat. 

Hal itu disampaikannya saat berdiskusi bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan di Rumah Aspirasi Kanang, Jalan Manyar, Beran, Ngawi, Selasa (7/1/2025).

“Pengurus partai harus mau mendengar, berani bicara, dan ikut mendorong lahirnya kebijakan. Tiga hal itu harus berjalan bersama,” ujar Kanang dalam diskusi tersebut.

Dalam pertemuan itu, dibahas penataan organisasi serta pengkaderan partai ke depan. 

Kanang menilai pengurus partai tidak cukup hanya menjalankan fungsi struktural, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat di lapangan.

Ia juga menilai dinamika politik di daerah, termasuk Kabupaten Magetan, memiliki kompleksitas tersendiri. Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi lintas struktur kepengurusan serta soliditas kader sebagai modal utama partai dalam menghadapi tantangan politik.

“Kalau struktur rapi dan kader solid, partai akan kuat. Itu modal PDI Perjuangan,” ucapnya.

Selain membahas penguatan struktur, diskusi juga menyinggung pentingnya pelibatan generasi muda dalam proses pengkaderan. Kanang menekankan bahwa pendekatan kepada anak muda harus disesuaikan dengan kultur dan cara berpikir generasi saat ini agar partai tetap relevan dan mampu menjawab perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi pengurus baru sekaligus bentuk penghormatan kepada senior partai.

“Diskusi ini kami lakukan untuk mendapatkan masukan dan arahan bagi jalannya partai ke depan, agar tetap berada di rel ideologi dan kepentingan rakyat,” ujar Diana.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan partai harus dijalankan secara utuh, tidak hanya sebatas aspek struktural semata.

“Pemimpin partai harus mendengar aspirasi, menyuarakannya, lalu mampu menerjemahkannya menjadi kebijakan atau langkah nyata. Itu yang sedang kami bangun di Magetan,” pungkasnya.

Quote