Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar puncak peringatan Nuzulul Quran 1447 H/2026 M di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim dengan menghadirkan KH Fahmi Amrullah serta menyalurkan santunan kepada 550 mustahik, Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan keagamaan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut akan dipusatkan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Surabaya. Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, KH Fahmi Amrullah, dijadwalkan memberikan tausiyah kebangsaan dan keagamaan di hadapan pengurus, kader, simpatisan, dan masyarakat umum yang hadir.
Selain tausiyah, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga akan menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim dan 50 janda dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Total 550 mustahik tersebut menjadi bagian dari komitmen partai dalam memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperdalam makna spiritual sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
“Peringatan Nuzulul Quran ini merupakan agenda rutin DPD PDI Perjuangan Jawa Timur setiap bulan Ramadan. Kebahagiaan harus dibagi bersama, terutama kepada anak-anak yatim dan para janda yang membutuhkan perhatian kita,” ungkap Deni Wicaksono di Surabaya.
Menurut pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut, kehadiran KH Fahmi Amrullah dari PP Tebu Ireng Jombang diharapkan mampu memberikan pencerahan sekaligus memperkuat pesan bahwa nilai-nilai keislaman sejalan dengan semangat kebangsaan dan keadilan sosial yang diperjuangkan partai.
“Melalui tausiyah beliau, kami berharap seluruh kader dan masyarakat yang hadir dapat semakin meneguhkan komitmen untuk menghadirkan politik yang berkeadaban, yang berpihak pada wong cilik, serta menjadikan nilai-nilai Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Jatim, KH Abdul Wahab Yahya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar merawat harmoni antara nilai religius dan pengabdian sosial.
Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi
“Tujuan utama dari agenda ini adalah memperkuat spiritualitas kader dan masyarakat, sekaligus menghadirkan kepedulian nyata. Santunan kepada 500 anak yatim dan 50 janda bukan hanya simbolis, tetapi bentuk komitmen bahwa kebahagiaan di bulan suci harus dirasakan bersama,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Nuzulul Quran mengajarkan pentingnya keadilan, kasih sayang, dan keberpihakan kepada kaum lemah, yang menurutnya sejalan dengan semangat perjuangan partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperluas manfaat bagi sesama. Kami ingin memastikan bahwa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tidak hanya hadir dalam kerja-kerja politik, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan dan keagamaan,” tegasnya.
Sebagai rangkaian kegiatan Ramadan, setiap hari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui Bamusi membagikan 500 nasi kotak untuk masyarakat, menggelar salat tarawih berjamaah dan buka bersama, serta setiap Jumat menyalurkan 500 paket sembako bagi warga di sekitar Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

















































































