Jakarta, Gesuri.id - Menanggapi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, Agus Irwanto, memimpin aksi sosial pembagian masker dan vitamin kepada masyarakat di kawasan Tugu Jejama Secancanan, Jalan Lintas Barat Sumatra, Pringsewu, Minggu (6/9/2026) sore.
Agus Irwanto menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan komitmen nyata partai untuk selalu sigap membantu warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
"PDI Perjuangan harus selalu hadir di tengah masyarakat. Ketika warga menghadapi kondisi krisis yang membutuhkan bantuan, kami bergerak cepat memberikan solusi nyata," ujar Agus saat menyampaikan keterangannya di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, aksi kepedulian sosial ini bukanlah kegiatan insidental belaka, melainkan bagian dari nilai gotong royong yang terus dipegang teguh oleh seluruh kader PDI Perjuangan.
"Gotong royong bukan sekadar jargon, melainkan kepedulian yang terus kami jaga dan buktikan melalui tindakan nyata di lapangan," kata Agus.
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 WIB tersebut, Agus Irwanto hadir mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Pringsewu, Irwan Saputra. Ia didampingi Bendahara DPC Ediyanto beserta jajaran fungsionaris, kader, dan simpatisan partai. Pembagian masker bertujuan meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat debu vulkanik, sementara paket vitamin diberikan untuk menjaga daya tahan tubuh warga di tengah paparan erupsi.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Tak hanya membagikan logistik kesehatan, Agus juga mengimbau warga Pringsewu untuk tetap waspada dan menjaga kondisi fisik selama dampak abu vulkanik berlangsung.
Ia meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak serta selalu memantau informasi dan imbauan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Agus menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Pringsewu siap terus mengawal keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak bencana.

















































































