Ikuti Kami

Paramitha Komitmen Perkuat Layanan Kesehatan & Pendidikan di Brebes

Mitha berasal dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. 

Paramitha Komitmen Perkuat Layanan Kesehatan & Pendidikan di Brebes
Anggota legislatif dari fraksi PDI Perjuangan periode 2019-2024, Paramitha Widya Kusuma.

Tegal, Gesuri.id - Anggota legislatif dari fraksi PDI Perjuangan periode 2019-2024, Paramitha Widya Kusuma, berkomitmen memajukan kota kelahirannya di Brebes, dimana Mitha sapaan akrabnya yang juga srikandi termuda di fraksi PDI Perjuangan terkenal dermawan dan memiliki empati yang tinggi. 

Mitha berasal dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. 

Baca: Relokasi TBBM Plumpang, Deddy: Kawasan Rentan Bahaya Segera Tertibkan

Selama bertugas di Komisi VII DPR RI, Mitha bersyukur keinginannya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat serta memajukan daerah, terutama daerah pemilihannya itu semakin terbuka lebar. Bahkan, ia tidak sungkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan keberlangsungan agar program-programnya terlaksana dengan baik. 

Adapun, program-program yang dilakukan Mitha dalam bidang pertanian diantaranya membagikan sekitar 3.000 konverter kit untuk para petani, hand traktor serta pompa air. Tentu, alat-alat tersebut sangat berguna bagi para petani meningkatkan mutu hasil panen.

Bukan hanya di bidang pertanian saja, Mitha yang merupakan putri dari Ketua DPC PDI Perjuangan ini juga menaruh perhatian yang besar di bidang pendidikan. Misalnya, Mitha memberikan program bantuan ribuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk murid sekolah, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk mahasiswa.

Selain itu, anak mantan Bupati Brebes ini juga menjalankan program BARISTA yaitu pemberian bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan riset kepada mahasiswa aktif tingkat akhir jenjang Diploma serta Strata, untuk menyelesaikan tugas akhir berbasis kerja sama riset di lingkungan BRIN. Selanjutnya, Mitha juga prihatin dengan kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes yang masih jauh dari memadai.

Maka, ia berkomitmen ingin meningkatkan dan memperjuangkan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk warga di Brebes, terutama yang tinggal daerah terpencil. 

“Masih banyak warga yang kesulitan untuk mendapat pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, terutama di daerah pedesaan. Saya ingin memastikan setiap masyarakat Brebes terlepas dari latar belakang dan lokasi tempat tinggal dapat akses yang sama dalam pelayanan kesehatan atau fasilitas pendidikan yang berkualitas,” kata Mitha melalui keterangannya yang diterima, Rabu (8/3).

Kemudian, untuk masalah kebencanaan Mitha juga telah mempersiapkan dengan sangat detail, seperti menyediakan alat-alat kesehatan antara ventilator bagi para penyintas covid-19 di RSUD Brebes dan menyediakan perahu karet untuk membantu mengevakuasi saat terjadi bencana.

Berikutnya, Mitha juga memiliki program bantuan perumahan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar memiliki hunian lebih layak yaitu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Ada lebih dari 2.000 warga yang kini bisa memiliki rumah layak. Termasuk, program membangun jalan desa yang rusak, membangun pondok pesantren, rehabilitasi masjid dan musholla yang rusak serta menyediakan truk-truk sampah untuk mengurangi limbah.

“Semua program ini tentunya bertujuan untuk membentuk ekosistem di masyarakat Brebes yang lebih baik,” ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes ini. 

Mitha juga membuat sumur bor untuk kebutuhan air minum di banyak desa Kabupaten Brebes dengan menggandeng Kementrian ESDM, pelatihan industri kecil menengah untuk kelompok UMKM dan beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Brebes. Tentu, kata dia, upaya ini dilakukan untuk kemajuan daerah dan masyarakat di Brebes, Jawa Tengah. 

“Menjadi bagian dari ikhtiar saya menjalankan dan mensukseskan program-program yang saya buat semata-mata untuk kemajuan dan kesuksesan masyarakat Brebes,” ucapnya. 

Namun, ia menyadari sebagai anggota dewan masih memiliki keterbatasan dalam menampung semua aspirasi karena begitu banyaknya persoalan dan begitu luasnya area kerja. Sehingga, harus ada skala prioritas yang menjadi landasan bekerja dalam membangun daerah sekaligus meningkatkan kapasitas keilmuan pengetahuan masyarakat.

Baca: Hasto Ajak Mahasiswa Gelorakan Spirit Bebaskan Dunia dari Penjajahan

Makanya, Mitha tak sungkan untuk bertemu dan menyapa langsung masyarakat sembari melakukan kegiatan rutin seperti membagikan sembako bagi masyarakat kurang mampu, rutin melakukan santunan anak yatim dan kaum dhuafa serta membagikan hewan qurban di Hari Raya Idul Adha. 

“Saya pelan-pelan mengurai dan menyelesaikan satu per satu yang menjadi problematika di masyarakat. Saya selalu mengkaji apa saja kendala dan mencari tahu kekurangan yang sangat dibutuhkan warga. Saya ingin, tidak ada lagi warga di dapil saya yang hidup kekurangan. Mungkin masih jauh dari harapan, saya berharap semoga saya bisa terus memberikan sesuatu yang terbaik untuk masyarakat luas, Brebes khususnya,” ungkapnya. 

Diketahui, Paramitha Widya Kusuma adalah anggota DPR RI dari kalangan wanita dan menjadi salah satu yang termuda di periode 2019-2024. Kini, putri dari Indra Kusuma itu berusia 31 tahun.

Quote