Ikuti Kami

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Tinjau Sejumlah Booth Merah Muda Fest 2026

Dari Taruna Merah Putih, Buku Saku Bung Karno ke Catatan Mental Health: Hasto Susuri Booth Merah Muda Fest 2026

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Tinjau Sejumlah Booth Merah Muda Fest 2026
Dari Taruna Merah Putih, Buku Saku Bung Karno ke Catatan Mental Health: Hasto Susuri Booth Merah Muda Fest 2026

Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meninjau sejumlah booth di arena Merah Muda Fest 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026). Sejumlah booth yang disinggahinya adalah Taruna Merah Putih (TMP), Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Pojok Pemikiran Bung Karno, Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), Banteng Muda Indonesia (BMI), Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem).

Hasto pertama meninjau booth Taruna Merah Putih (TMP). Di sana Hasto berbicara akrab dengan para petugas booth dan mengajak foto bersama. Selanjutnya berjalan menuju Booth Pojok Pemikiran Bung Karno yang memamerkan sejumlah buku hasil pemikiran Sang Proklamator. Di antaranya buku tanya jawab mengenai Bung Karno berformat buku saku.

Seri itu terdiri dari sejumlah buku, antara lain Mencapai Indonesia Merdeka, Lahirnya Pancasila, dan Indonesia Menggugat. Selain buku tersebut, penjaga stan menjelaskan bahwa buku-buku itu dibagikan gratis kepada pengunjung Merah Muda Fest, termasuk dua buku komik berjudul Bung Karno Bapak Bangsa dan Mencapai Indonesia Merdeka.

"Saya mengapresiasi booth ini. Mengenalkan sosok Bung Karno dengan cara kreatif," kata Hasto.

Catatan anak muda di booth BMI

Saat berada di booth Banteng Muda Indonesia, Hasto disambut Ketua BMI M.Herviano Widyatama dan jajarannya yang langsung memberikan penjelasan. Di dinding booth terpampang sejumlah catatan kecil tulisan para pengunjung.

"Saya tadi melihat banyak catatan soal mental health, kebakaran hutan, tantangan kuliah dan lainnya. Itu mencerminkan problematika anak muda. Maka partai akan mengadakan konsultasi mental health anak muda," ujar Hasto usai meninjau booth BMI.

Hasto pun menyempatkan diri mendatangi booth Repdem. Di sana sudah menunggu senior Repdem yang akrab disapa Abe. Setelah berdialog singkat, Hasto mengajak Abe dan para petugas booth untuk berfoto bersama.

Usai meninjau dan mendapat penjelasan soal agenda Merah Muda Fest yang dihadiri ribuan pengunjung, Hasto menyatakan partai akan memberikan sertifikat kehadiran (certificate of attendance) kepada panitia yang dinilai bertugas dengan baik.

Sertifikat Bukan Bekal Nyaleg

Menurut Hasto, sertifikat itu menunjukkan aktivitas seseorang di partai, bukan bekal untuk mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif.

"Sertifikat itu untuk menunjukkan aktivitas seseorang di partai, bukan berarti bekal untuk nyalon pileg, misalnya. Karena untuk mencalonkan diri di pileg harus punya karakter, punya pengetahuan dan punya tekad kuat menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat," pungkas Hasto.

Merah Muda Fest 2026 digelar untuk memperingati 98 tahun Sumpah Pemuda, tiga hari sebelum tanggal 28 Oktober. Festival tahun kedua ini berlangsung dari pagi hingga malam, diisi bazar UMKM, pelatihan bahasa isyarat, workshop daur ulang sampah, napak tilas Sumpah Pemuda, hingga konser amal untuk korban kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Quote