Medan, Gesuri.id – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan memicu kemacetan parah di berbagai ruas jalan utama.
Kondisi yang berlarut-larut ini menuai keluhan dari masyarakat dan perhatian serius dari kalangan legislatif.
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai penyebab pasti kekacauan distribusi ini.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Wong menegaskan, Pertamina tidak boleh tinggal diam dan harus cepat mengurai persoalan di lapangan, baik yang dipicu oleh gangguan distribusi maupun indikasi kelangkaan pasokan BBM.
"PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut harus memastikan ketersediaan pasokan BBM di Sumatera Utara dan menjamin tidak terjadi kelangkaan. Antrean panjang di sejumlah SPBU harus segera diatasi agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat," ujar Wong kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, pihak Pertamina terkesan menutup-nutupi dan belum transparan kepada publik mengenai akar masalah antrean panjang tersebut.
Padahal, dampak dari tersendatnya pasokan BBM ini tidak hanya melumpuhkan aktivitas harian warga, tetapi juga berpotensi besar menghambat perputaran roda perekonomian daerah.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Sebagai Wakil Ketua Bidang Perekonomian DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, saya meminta PT Pertamina Sumbagut menjamin pasokan dan pendistribusian BBM aman hingga ke seluruh SPBU," tegasnya.
Lebih lanjut, Wong meminta Pertamina bertanggung jawab penuh atas dugaan keterlambatan pasokan yang memicu antrean mengular di berbagai wilayah.
Ia mendesak pihak operator hilir migas tersebut segera mengambil langkah preventif konkret, terutama untuk mengatasi kelangkaan BBM jenis solar yang hingga kini masih dikeluhkan para pengemudi di berbagai daerah di Sumut.

















































































