Ikuti Kami

Bambang Sarankan Vaksinasi Massal COVID-19 di Puskesmas

Program vaksinasi di Gradhika Bhakti Praja kamplek kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang yang timbulkan kerumunan.

Bambang Sarankan Vaksinasi Massal COVID-19 di Puskesmas
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Bambang Kusriyanto.

Semarang, Gesuri.id - Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Bambang Kusriyanto menyarankan program vaksinasi massal COVID-19 dialihkan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Hal ini menyusul program vaksinasi di Gradhika Bhakti Praja kamplek kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang yang justru menimbulkan kerumunan massa.

“Vaksinasi merupakan upaya memerangi Covid-19, tetapi melihat kejadian berkerumunnya massa di Gradhika kemarin justru potensi penularan muncul. Maunya menyelesaikan masalah tapi justru menimbulkan masalah,” ujar pria yang akrab disapa Bambang Kribo ini, Kamis (10/6).

Baca: Diaan Ingatkan Displin Prokes Untuk Warga Perbatasan

Bambang menegaskan, pemerintah pusat sejak awal sudah berkomitmen memberikan vaksinasi Covid-19 secara gratis untuk masyarakat. 

Karenanya dia mempertanyakan langkah Pemprov Jateng yang memberi embel-embel “gratis” dalam program vaksinasi Gradhika yang diprioritaskan bagi lansia tersebut.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, jika Pemprov Jateng sudah mendapatkan stok vaksin dari pemerintah pusat, sebaiknya vaksinasi dilaksanakan melalui Puskesmas sehingga tidak memunculkan kerumunan di satu tempat.

Baca: Eri: Kunker Dari Luar Daerah Wajib Miliki Hasil Tes Usap

“Puskesmas tersebar di seluruh kabupaten/kota. Melakukan vaksinasi bagi masyarakat melalui Puskesmas akan lebih efektif dan tidak menimbulkan kerumunan terpusat. Kalau dipusatkan di Gradhika, para lansia dari luar Semarang akan kesulitan mengakses. Ini yang harus dipikirkan Gubernur,” tandasnya.

Menurutnya, langkah Satpol PP Kota Semarang yang membubarkan kerumunan di Sentra Vaksinasi Gradhika sudah benar. 

“Pemkot Semarang tentu tidak mau muncul klaster baru di Kota Semarang. Apalagi tren kenaikan kasus Covid-19 saat ini terjadi di beberapa daerah di Jateng,” paparnya.

Quote