Surabaya, Gesuri.id — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mengimbau seluruh camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW untuk memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial di wilayah masing-masing.
Langkah proaktif ini dinilai krusial guna mencegah gesekan antarwarga berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Anas menegaskan bahwa berbagai dinamika sosial pada dasarnya dapat diredam sejak awal apabila perangkat kewilayahan bergerak cepat dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan mediasi.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
“Ketika ada potensi gesekan di masyarakat, perangkat wilayah harus hadir lebih awal untuk membangun komunikasi dan mencari solusi,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut, Sabtu (1/8).
Sebagai ujung tombak pemerintahan, lanjut Anas, camat, lurah, serta pengurus RT dan RW merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil warga. Oleh karena itu, mereka dituntut aktif memetakan potensi masalah sekaligus merangkul masyarakat setempat.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas elemen di tingkat lokal—mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
“RT dan RW adalah mata dan telinga pemerintah di lingkungan. Jika komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan bisa dideteksi lebih cepat dan diselesaikan secara kekeluargaan sebelum meluas,” tutur Anas.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Menurutnya, menjaga kondusivitas Surabaya sebagai kota metropolitan bertempo tinggi bukan hanya beban aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen warga dan pemerintah daerah.
Di sisi lain, Anas mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Surabaya yang terus merangkul organisasi kemasyarakatan (ormas) dan berbagai komponen warga dalam menjaga stabilitas kota.
“Yang terpenting adalah menghadirkan peran pemerintah hingga level terbawah. Ketika warga merasa didengar dan persoalannya cepat ditindaklanjuti, potensi konflik akan jauh lebih mudah dicegah,” pungkasnya.

















































































