Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti skema penggunaan Dana Desa (DD) untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Menurut Kanang, penggunaan Dana Desa untuk pembangunan koperasi berpotensi menghambat program prioritas lain di tingkat desa.
“Yang saya sayangkan, ketika anggaran Dana Desa dipakai untuk membangun koperasi, akhirnya ada pembangunan desa lain yang dikorbankan,” ujar Kanang, dikutip Rabu (13/5/2026).
Mantan Bupati Ngawi dua periode itu menilai pemerintah perlu segera mencari alternatif sumber pendanaan lain agar program KDMP tidak menjadi beban tambahan bagi anggaran desa yang terbatas.
“Itu yang menjadi pekerjaan rumah kita. Apakah ada anggaran lain di luar Dana Desa yang bisa digunakan, sehingga tidak mengorbankan pembangunan desa,” tegasnya.
Kanang mengungkapkan, keluhan terkait penggunaan Dana Desa untuk program KDMP banyak disampaikan masyarakat maupun perangkat desa di berbagai wilayah. Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat untuk mengevaluasi kembali skema pembiayaan program strategis nasional tersebut.
“Kalau memang harus menggunakan APBN, mari dipilah lagi pos anggaran mana yang memungkinkan untuk mendukung program itu,” imbuh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.
Lebih lanjut, anggota Komisi VI DPR RI itu menilai program KDMP saat ini masih berada dalam tahap pencarian model ekonomi yang ideal. Ia mempertanyakan efektivitas program penguatan ekonomi kerakyatan apabila seluruh mekanismenya dikendalikan penuh oleh negara.
Meski demikian, Kanang tetap mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan pembangunan ekonomi desa. Menurutnya, penguatan ekonomi desa hanya dapat berjalan baik apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama di bawah koordinasi pemerintah desa.
“Kebersamaan harus menjadi satu kesatuan di bawah komando desa. Kalau memang perlu gotong royong, ayo kita lakukan bersama,” jelasnya.
Menutup arahannya, Kanang meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di tingkat desa. Menurutnya, masukan langsung dari masyarakat sangat penting agar dirinya dapat memperjuangkan kebutuhan riil warga di tingkat pusat.

















































































