Ikuti Kami

Matindas J Rumambi Desak Penguatan Kebijakan Prabencana

Gempa berkekuatan magnitudo 4,7 di Flores Timur telah menyebabkan sedikitnya 1.313 warga mengungsi.

Matindas J Rumambi Desak Penguatan Kebijakan Prabencana
Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J Rumambi.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J Rumambi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya intensitas kejadian gempa bumi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Bitung, Padang, dan terbaru di Flores Timur.

Berdasarkan laporan terbaru, gempa berkekuatan magnitudo 4,7 di Flores Timur telah menyebabkan sedikitnya 1.313 warga mengungsi, ratusan rumah rusak, serta memaksa masyarakat bertahan di tenda darurat akibat gempa susulan yang terus terjadi.

Baca: Ganjar: Saya Tidak Bisa Asal Janji yang Nanti Tak Bisa Dilaksanakan

“Rangkaian kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa Indonesia berada dalam kondisi rawan bencana akibat kondisi geologis yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dan dilalui ring of fire.

Menyikapi kejadian di berbagai daerah, anggota parlemen Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemerintah memperkuat kesiapan prabencana secara sistematis dan terintegrasi.

Matindas menekankan bahwa pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, perlu segera melakukan penguatan pada beberapa aspek krusial, antara lain penguatan early warning system (EWS), eduksi kebencanaan, sistem data kebencanaan terpadu

"Sistem peringatan dini ini harus diperluas jangkauannya, ditingkatkan akurasinya, serta dipastikan dapat diakses hingga ke masyarakat di wilayah terpencil dan rawan bencana khususnya di daerah rawan bencana." Katanya.

Edukasi kebencanaan harus menjadi program berkelanjutan, termasuk simulasi evakuasi, penguatan desa tangguh bencana, serta penguatan relawan deri kalangan masyarakat.

Selain itu, diperlukan sistem informasi terpadu dan terintegrasi antar lembaga, sehingga data kebencanaan dapat diakses secara real-time, akurat. 

Lebih lanjut, Matindas J Rumambi mengingatkan bahwa Indonesia saat ini juga menghadapi ancaman besar gempa megathrust yang berpotensi memicu bencana skala luas, termasuk tsunami.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

“Ancaman megathrust bukan sekadar isu akademik, tetapi risiko nyata yang harus diantisipasi sejak sekarang. Pemerintah tidak boleh menunggu bencana besar terjadi baru bertindak,” ujarnya.

Maka dari itu legislator dapil Sulteng itu meminta kesiapan Pemerintah baik di Pusat maupun di daerah dalam kebijakan prabencana sesuai amanat UU 24/2007 ttg Penanggulangan Bencana.

Quote