Ikuti Kami

Ono Sepakat dengan Ganjar, Pertumbuhan Ekonomi Maritim Dinilai Tak Optimal

Menurutnya, selama 10 tahun terakhir ekonomi maritim kurang optimal, bahkan mandek karena pemerintah tak serius.

Ono Sepakat dengan Ganjar, Pertumbuhan Ekonomi Maritim Dinilai Tak Optimal
Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono sepakat dengan kritikan dari calon presiden (capres) Ganjar Pranowo terkait pertumbuhan ekonomi maritim.

Menurutnya, selama 10 tahun terakhir ekonomi maritim kurang optimal, bahkan mandek karena pemerintah tak serius.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai semua potensi maritim belum dijabarkan dan dimanfaatkan dengan baik melalui program oleh Kementerian Negara/Lembaga terkait.

Baca: 3 Bandara Dibangun di Era Ganjar

"Malah berbagai macam peraturan perundang-undangan yang diterbitkan tidak berjalan, dan justru menimbulkan polemik atau penolakan dari rakyat," ungkap Ono seperti dikutip, Rabu. 

Ono melanjutkan dari mulai pelarangan cantrang, pelarangan penangkapan lobster, kepiting dan rajungan, sampai masalah perizinan kapal yang sampai saat ini masih menyisakan bekas, semua menimbulkan polemik atau penolakan di masyarakat.

Selain itu, sambung Ono, program penanggakapan ikan terukur pun masih mendapatkan penolakan dari para nelayan.

Baca: Ini Struktur Tim Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

"Maka, Mas Ganjar dan Pak Mahfud akan menawarkan program yang dipastikan akan menempatkan rakyat sebagai subjek dan sentral dari mulai penyusunan atau pembuatan, implementasi sampai sasaran, manfaat dan keuntungan pun berbasis rakyat Indonesia," tegas Ono.

Sebelumnya, Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyebutkan mandeknya pertumbuhan ekonomi maritim selama 10 tahun terakhir, lantaran tak ada niat serius dari pemerintah. Ganjar Pranowo menilai pemerintah hanya fokus membangun di darat, bukan perairan.

"Maritim 10 tahun enggak berubah, ya enggak niat. Mau pakai alasan apalagi? Masih land based, continental based," kata Ganjar baru-baru ini.

Quote