Jakarta, Gesuri.id — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Yasonna H. Laoly, mendesak pihak kepolisian segera mengusut tuntas kematian janggal Agnes Jance Zebua (17).
Remaja asal Nias tersebut ditemukan meninggal dunia pada 15 Mei 2026 lalu, setelah sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Yasonna meminta penegak hukum bergerak cepat, transparan, dan profesional untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban yang hingga kini masih menjadi misteri.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
"Saya akan berkomunikasi dengan Komisi III DPR RI untuk mendorong pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas kasus ini. Kita ingin penyebab kematian Agnes terungkap secara terang benderang berdasarkan fakta hukum yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Yasonna saat menerima audiensi keluarga korban di Jakarta beberapa waktu lalu.
Langkah Yasonna ini berawal dari pengaduan orang tua Agnes yang didampingi kuasa hukumnya, Benny Waruwu, S.H., M.H. Dalam pertemuan tersebut, Benny menyampaikan bahwa pihak keluarga merasa janggal dan menduga kuat kematian Agnes bukan disebabkan oleh sakit biasa.
Hingga saat ini, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai penanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.
Sebelum mengadu ke Senayan, pihak keluarga telah menempuh berbagai cara untuk mencari keadilan. Upaya tersebut mulai dari melapor ke Polres Nias, menyuarakan persoalan ke Gubernur Sumatera Utara, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sumatera Utara, hingga mengadukan kasus ini ke Polda Sumatera Utara.
Baca: Ganjar Dikenal Akur dan Harmonis dengan Saudara Kandung
Namun, ketidakpastian masih menyelimuti penanganan perkara. Mantan Menteri Hukum dan HAM ini menegaskan bahwa keluarga korban tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri dalam ketidakpastian.
Menurutnya, penuntasan kasus ini sangat penting bukan hanya bagi keluarga korban, melainkan juga demi menegakkan supremasi hukum di Indonesia.
"Setiap informasi dan petunjuk harus ditelusuri secara serius agar tidak ada fakta yang terabaikan. Yang dibutuhkan keluarga saat ini adalah kejelasan, kepastian hukum, dan keadilan. Kita berharap kepolisian bekerja maksimal sehingga seluruh fakta terungkap," pungkas Yasonna.

















































































