Ikuti Kami

Dewi Tanjung Sindir Ustadz Abdul Somad Soal Pilkada Medan

Sindiran itu tak lain soal kekalahan versi hitung cepat pasangan Akhyar-Salman di Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Medan.

Dewi Tanjung Sindir Ustadz Abdul Somad Soal Pilkada Medan
Ilustrasi. Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung dan Ustadz Abdul Somad (UAS).

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung kembali meramaikan medsos dengan tuitan yang kali ini menyasar Ustadz Abdul Somad (UAS).

Dewi telak menyindir soal dukungan Ustadz Abdul Somad di pilkada Kota Medan.

Baca: Hendrar Prihadi: Terima Kasih Bu Mega dan PDI Perjuangan

Sindiran itu tak lain soal kekalahan versi hitung cepat pasangan Akhyar-Salman di Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Medan.

Sontak hasil hitung cepat jadi amunisi Dewi Tanjung untuk menyindir UAS karena perolehan suara pasangan Akhyar-Salman.

Pasangan Akhyar-Salman sementara suaranya masih tertinggal dalam ajang pilkada Medan dari pasangan Bobby-Aulia.

Dikutip dari berita "Jagoannya Kalah di Pilkada Medan, Dewi Tanjung Sindir Pedas Abdul Somad", kekalahan Akhyar-Salman ini pun ikut dikomentari Dewi Tanjung yang mengkritik tajam peran UAS dalam politik.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pun ikut mengomentari peran UAS dalam kekalahan Akhyar Salman.

Dewi di akun medsosnya @Dtanjung15 menyindir peran UAS dalam politik, karena setiap yang dia dukung selalu kalah.

“Prabowo di doain UAS Gagal Jadi Presiden Ahyar di Doain UAS Gagal jadi kepala Daerah.

Next jadikan Pelajaran Ngga semua Doa Manusia yg katanya Ustad atau ulama di Ijabah Allah SWT.

Semua tergantung Takdir dan Ketulusan hati sang ustad Bukan tergantung dr Nilai Uang dalam Amplop.”

Prabowo di doain UAS Gagal Jadi Presiden
Ahyar di Doain UAS Gagal jadi kepala Daerah.
Next jadikan Pelajaran Ngga semua Doa Manusia yg katanya Ustad atau ulama di Ijabah Allah SWT.
Semua tergantung Takdir dan Ketulusan hati sang ustad
Bukan tergantung dr Nilai Uang dalam Amplop pic.twitter.com/00uVsy7uS3— Dewi Tanjung15 (@DTanjung15) December 9, 2020

Diketahui sebelumnya, UAS memang menjagokan Akhyar-Salman di Pilkada Medan.

"Ketuk pintu [rumah] rakyat supaya terketuk hatinya. Insya Allah saya mendukung Bang Akhyar Nasution dan Ustaz Salman menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2021-2024. Semoga nantinya amanah, bergandeng tangan dengan ulama dan memperhatikan para dhuafa," kata UAS, dalam keterangannya, Senin, 30 November 2020.

UAS juga meminta agar masyarakat Medan untuk memilih pasangan Akhyar – Salman. Dia juga meminta untuk kampanye dengan virtual.

Baca: Menang di Jatim, Bukti Kaderisasi Megawati Berjalan Baik

"Saya mengajak seluruh masyarakat Medan, seluruh jamaah agar memilih pasangan Akhyar - Salman. Allahu Akbar...!. Karena saat ini masih masa pandemi Covid-19, jadi tidak bebas melakukan kampanye terbuka, tapi manfaatkan silaturahmi, baik dengan gadget, video maupun door to door," pesannya.

Sementara ini, hasil penghitungan cepat atau quick count Charta Politika menunjukkan pasangan calon wali kota dan wali kota Medan Bobby Nasution -Aulia Rachman unggul dari pasangan petahana Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dalam Pilkada 2020.

Pasangan Bobby-Aulia berhasil meraup 55,29 persen, sementara Akhyar-Salman mengantongi 44,71 persen suara. 

Penghitungan ini didapat dari 100 persen suara yang masuk per pukul 4.29 WIB, Kamis, 10 Desember 2020.

Quote