Surakarta, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah terus bergerak cepat memperkuat mesin partai menjelang Pemilu 2029.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di berbagai daerah untuk memperkokoh struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, menegaskan bahwa agenda ini merupakan bagian krusial dari konsolidasi internal partai yang dilakukan secara berjenjang.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN
“Musyawarah anak cabang ini adalah rangkaian dari konsolidasi partai. Konsolidasi dimulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan hari ini di tingkat anak cabang,” ujar Dolfie seusai menghadiri kegiatan Musancab di Surakarta, Minggu (24/5).
Hingga akhir pekan ini, proses konsolidasi dinilai berjalan sangat progresif. Dolfie memaparkan bahwa mayoritas wilayah di Jawa Tengah telah berhasil menyelesaikan agenda wajib partai tersebut.
- Selesai Musancab: 33 Cabang
- Agenda Menyusul: 2 Cabang (Dijadwalkan pada Senin dan Selasa)
“Per hari ini selesai di 33 cabang. Tinggal Senin dan Selasa dua cabang lagi,” tambahnya, optimistis seluruh proses konsolidasi tingkat daerah akan segera rampung dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, Dolfie menjelaskan bahwa estafet konsolidasi tidak akan berhenti di tingkat anak cabang. Setelah fase ini usai, PDI Perjuangan Jateng akan langsung tancap gas menyisir struktur yang lebih bawah, yaitu tingkat ranting dan anak ranting.
Langkah masif ini diambil demi memastikan partai memiliki fondasi yang kuat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Setelah ini nanti ditindaklanjuti ke ranting dan anak ranting. Setelah semua selesai, baru kita menyusun program-program yang berbasis rakyat,” kata Dolfie.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte
Meski Musancab ini menjadi batu pijakan awal menuju Pemilu 2029, Dolfie mengaku partainya tidak ingin terburu-buru dalam merumuskan taktik yang kaku. PDI Perjuangan masih memantau perkembangan regulasi dari pemerintah pusat terkait aturan main pemilu mendatang.
“Kita tentu harus menunggu undang-undang pemilu sehingga bisa mengukur dengan jelas apa tantangan di dalam pemilu nanti,” jelasnya.
Kendati strategi politik secara rinci masih menunggu payung hukum resmi,
Dolfie menegaskan bahwa arah kompas perjuangan banteng Jawa Tengah sudah sangat jelas. Saat ditanya mengenai target performa partai di wilayah yang kerap dijuluki 'Kandang Banteng' tersebut, ia menjawabnya dengan lugas dan penuh keyakinan.
“Kalau target, ya pasti menang,” pungkasnya.

















































































