Jakarta, Gesuri.id - Sistem layanan di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara ( USU) dikeluhkan oleh warga. Dimana, untuk sistem layanan pengambilan obat yang harus menunggu sangat lama.
“Tolonglah, pak diperhatikan atau bapak sampaikan soal layanan RS USU. Karena saat kami mengambil resep obat diloketnya bisa berjam-jam baru dipanggil jadi pasien yang sakit bukan tanpa sembuh tapi jadi sakit.Saya pernah datang pukul 07.00 Wib tapi baru bisa dapat obat pukul 17.00 Wib sudah sore ,” keluh Novita br Nainggolan, warga Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru.
Keluhan itu disampaikan saat gelaran Reses I Masa Sidang I Tahun Sidang 2024-2025 yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robi Barus SE M.AP di Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan, Medan Barat, Sabtu (7/12).
Dikatakan Novi bahwa permasalahan tersebut sudah disampaikan kepada perwakilan management RS USU.
“Kami sampaikan keluhan kami saat itu katanya akan memberikan teguran.Dan mengakui pegawai farmasinya terbatas,” sambungnya.
Novi juga mengeluhkan kondisi drainase di Jalan Bahagia, Kelurahan Padang Bulan sudah tidak berfungsi dengan baik. Sedimentasi pada drainase membuat drainase tidak lagi mampu menampung debit air, sehingga air kerap meluap dari drainase tersebut.
“Parit di Jalan Bahagia, ditempat tinggal kami sudah dipenuhi pasir. Kalau hujan, parit gak nampung air lagi, jadi airnya meluap masuk ke rumah-rumah,” ujar Novita.
Selain mengeluhkan persoalan infrastruktur seperti jalan rusak dan fungsi drainase warga juga mengeluhkan lampu penerangan jalan.
Yenny Br Sembiring warga Lingkungan 11 mengeluhkan kondisi Jalan Putri Hijau 1 dan Jalan Putri Hijau 2/ tepat berada dibelakang BTPN sudah berlubang sejak lama. Namun hingga saat ini, kondisi jalan berlubang tersebut tidak kunjung diperbaiki oleh Pemko Medan. Padahal, sudah banyak pengendara yang celaka karena rusaknya jalan tersebut.
“Jalan Putri Hijau 1 dan Jalan Putri Hijau 2, berlubang jalannya pak. Bolak-balik diukur, tapi gak dikerja-kerjakan juga. Sudah banyak yang celaka disitu, kereta-kereta (sepeda motor) sudah banyak yang jatuh disitu pak. Tolong Pak Robi Barus, mohon dibantu perbaikan jalannya pak,” ungkap Yenny.
Evi mewakili warga mengeluhkan kondisi lampu jalan di Jalan Adam Malik Gg.Peringatan yang mati.
“Lampu di gang lingkungan kami mati hingga ke masjid,” ucapnya.
Keluhan lampu jalan juga terjadi di Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.
“Itu Jalan Purnawirawan, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, semua lampu disana mati pak. Tolong Pak supaya dihidupkan kembali lampu jalan disana,” kata Kumar, salah seorang warga Cinta Damai.
Menyingkapi keluhan itu, Robi Barus mengatakan akan segera berkordinasi dengan pihak management RS USU.
“Segera kita akan hubungi pihak RS USU agar membenahi sistem pelayanan.Jika menunggu kurang lebih dari 12 jam sudah tidak benar ,” kata politisi PDI Perjuangan di Komisi I DPRD Medan itu.
Menanggapi keluhan-keluhan warga lainya, Robi Barus meminta OPD-OPD terkait di lingkungan Pemko Medan, khususnya yang hadir pada kegiatan reses tersebut seperti Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kecamatan Medan Barat, dan Kelurahan Kesawan, untuk segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut.
“Saya minta bapak-bapak dari dinas terkait, termasuk dari kecamatan dan kelurahan untuk segera menindaklanjuti keluhan-keluhan ini. Segera benahi, kegiatan reses ini harus membuahkan hasil yang baik dan cepat. Reses jangan hanya jadi seremoni, tetapi harus menjadi wadah untuk menjawab semua keluhan masyarakat,” tegas Robi dihadapan ratusan warga yang hadir.
Mendengar apa yang disampaikan Robi Barus, perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, Ahmad Sofyan mengaku akan segera melakukan survey ke lokasi jalan-jalan rusak serta drainase-drainase yang harus dinormalisasi berdasarkan keluhan tersebut.
“Kami akan segera ke lapangan. Jalan rusak tersebut akan segera kita perbaiki. Termasuk drainase, akan segera kita normalisasi,” jawabnya.
Menanggapi keluhan lampu jalan, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan, Sakti Lubis, mengaku akan segera menurunkan tim ke lokasi guna melakukan survey lebih lanjut.
Pada kesempatan itu, sejumlah keluhan lainnya seperti di bidang kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, dan lain-lain turut disampaikan oleh warga.
“Semua aspirasi masyarakat ini akan saya sampaikan dalam sidang Paripurna DPRD Kota Medan. Saya pastikan, aspirasi-aspirasi ini akan diteruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” pungkasnya hingga kegiatan ditutup dengan pemberian cendramata.
Sumber; jurnalx.co.id

















































































