Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, menekankan perlunya respons kebijakan yang adaptif terhadap isu-isu strategis di daerah, khususnya penguatan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Arton mengingat posisi Kalteng sebagai bagian penting dari ekoregion Kalimantan dan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
Dalam pernyataannya, Arton menyoroti bahwa perubahan iklim dan degradasi lingkungan tetap menjadi tantangan utama yang harus dihadapi. Ia mengingatkan, Kalteng memiliki salah satu kawasan gambut terbesar di dunia, yang secara ilmiah diakui sebagai “carbon reservoir of global significance”.
Kondisi ini, menurut Arton, menuntut tata kelola lingkungan yang lebih ketat.
“Kondisi ini menuntut tata kelola lingkungan yang lebih ketat, penguatan mitigasi kebakaran hutan dan lahan, serta pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan,” kata Arton dalam pidatonya saat rapat paripurna, Senin, 5 Januari 2026.
Baca: Ganjar Pranowo Belum Pastikan Maju Pada Pilpres 2029
Selain tantangan lingkungan, Arton juga menyinggung perlunya transformasi ekonomi lokal. Ia berpendapat bahwa ekonomi daerah tidak bisa lagi hanya bertumpu pada sektor primer.
“Kita perlu mengembangkan ekonomi bernilai tambah, digitalisasi layanan publik, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Kalteng,” tambahnya.

















































































