Ikuti Kami

Bupati Endah Panggil 18 Lurah, Pengetatan Pengawasan Petugas Pungut Retribusi

Pertemuan kemarin itu sekaligus penyerahan surat keputusan (SK) tentang penugasan pemungutan retribusi.

Bupati Endah Panggil 18 Lurah, Pengetatan Pengawasan Petugas Pungut Retribusi
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih.

Jakarta, Gesuri.id - Pemkab Gunungkidul memberi atensi khusus terhadap capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga. Karena memasuki minggu kelima tahun ini, perolehannya telah menembus Rp 8,3 miliar.

Capaian tersebut mendorong Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih memanggil 18 lurah sebagai langkah pengetatan pengawasan petugas pungut retribusi.

“Pertemuan kemarin itu sekaligus penyerahan surat keputusan (SK) tentang penugasan pemungutan retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga kepada 18 pemerintah kalurahan,” ujar Endah, Minggu (15/2).

Ia menilai langkah strategis tersebut diambil untuk memperkuat tata kelola pariwisata yang transparan dan profesional. Menurut dia, penguatan tata kelola menjadi krusial di tengah kebijakan efisiensi transfer anggaran dari pemerintah pusat ke daerah yang diperkirakan berlangsung hingga enam tahun ke depan.

Karena itu, lanjut Endah, penggalian potensi PAD, terutama dari sektor pariwisata, harus dimaksimalkan.

“PAD pariwisata kita di minggu keenam 2026 sudah mencapai Rp 8,3 miliar. Inilah pentingnya menggali potensi daerah. Fokus kita adalah mengelola sumber daya air, tanah, dan alam yang ada tanpa membebani rakyat,” terangnya.

Meski optimistis, Endah mengakui tantangan ke depan tidak ringan. Gunungkidul harus bersaing dengan kabupaten tetangga dalam mendongkrak capaian PAD pariwisata. Karena itu, aspek integritas menjadi perhatian utama.

Endah mengaku, dikumpulkannya para lurah dan petugas pemungut retribusi untuk menandatangani pakta integritas.

Bupati menegaskan tidak akan mentoleransi kebocoran retribusi maupun penyalahgunaan jabatan.

Dia bahkan mewanti-wanti dengan sungguh-sungguh jangan sampai ada kebocoran. 

“Pakta integritas yang sudah ditandatangani kemarin adalah kunci utama untuk mengikat profesionalitas dan kejujuran bersama,” tandasnya.

Quote