Jakarta, Gesuri.id – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyambut baik wacana penghibahan sepeda motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) kepada para guru honorer.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa proses hukum terkait pengadaan kendaraan tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dialihkan.
Menurut Charles, pengalihan aset tersebut ke sektor pendidikan—khususnya bagi guru honorer yang membutuhkan mobilitas tinggi—merupakan salah satu opsi pemanfaatan terbaik. Namun, kepastian hukum atas aset tersebut tidak boleh diabaikan.
"Meski itu opsi terbaik, sebelum dialihkan kepada guru honorer, proses hukum terkait pengadaan motor listrik tersebut harus tuntas," ujar Charles di Jakarta.
Langkah ini dinilai penting agar niat baik pemberian hibah tidak menimbulkan persoalan hukum baru di kemudian hari bagi para penerima maupun instansi terkait.

















































































