Bangka Barat, Gesuri.id – Rencana Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memanfaatkan pinjaman daerah sebesar Rp65 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elvi Diana.
Elvi menegaskan bahwa kebijakan tersebut wajib diimbangi dengan perencanaan matang dan pengawasan yang ketat. Menurutnya, perbaikan jalan tidak boleh hanya berfokus pada ruas utama, tetapi juga wajib menyentuh jalan-jalan kecamatan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
Ia secara khusus menyoroti kondisi memprihatinkan di Kecamatan Jebus dan Parittiga. Lubang-lubang besar yang kerap tergenang air saat hujan dinilai sangat mengganggu mobilitas warga dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP
"Saya berharap Pemkab Bangka Barat tidak hanya fokus pada perbaikan jalan utama saja, tetapi juga memperhatikan ruas jalan kecamatan. Seperti di Jebus dan Parittiga yang meresahkan masyarakat serta berpotensi memicu kecelakaan," ujar Elvi, Jumat (9/10).
Elvi mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangka Barat untuk segera memetakan kondisi jalan secara menyeluruh agar penanganan terdistribusi adil. Meski jalur utama Mentok memiliki peran strategis, akses di tingkat kecamatan juga tak kalah krusial dalam menunjang perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik.
Di sisi lain, Elvi memberikan catatan tebal terkait transparansi penggunaan dana pinjaman Rp65 miliar. Mengingat nilainya yang fantastis dan berstatus utang daerah, ia meminta pengawasan ketat dilakukan sejak proses lelang, pemilihan material, hingga eksekusi di lapangan.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
"Kinerja kontraktor pemenang tender harus diawasi ketat. Pastikan material yang digunakan sesuai spesifikasi teknis dan tidak dikorupsi," tegasnya.
Ia berharap proyek ini dikerjakan secara profesional agar menghasilkan bangunan berkualitas tinggi yang bertahan lama, bukan sekadar memberikan keuntungan sepihak bagi kontraktor.
"Pengawasan optimal sangat penting agar jalan tidak cepat rusak kembali. Anggaran ini harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," pungkas Elvi.

















































































