Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti menggelar serap aspirasi masyarakat (Reses) di kediaman Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Dusun Pereng Kulon, Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Sabtu (1/8).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga itu langsung dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai, keluhan dan kebutuhan yang diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat, legislatif maupun eksekutif.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Salah satu aspirasi disampaikan Maria Ulfa, perwakilan Muslimat NU Kecamatan Bungah. Ia mengungkapkan kebutuhan lift untuk menunjang pelayanan di Klinik Pratama Muslimat NU Bungah. Mendengar permintaan itu, Nila langsung menyatakan kesiapannya memberikan bantuan.
“Setelah kegiatan reses ini saya akan berangkat umrah. Namun tim saya akan segera menindaklanjuti bantuan lift untuk Klinik Pratama Muslimat NU Bungah. Setelah saya kembali, nanti kita resmikan bersama,” ujar Nila disambut tepuk tangan meriah.
Tidak hanya itu, aspirasi juga datang dari Mujiono, pensiunan sopir yang berharap memperoleh bantuan rombong agar dapat memulai usaha kecil. Diusianya yang tidak lagi muda, dirinya ingin tetap mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Permintaan tersebut juga langsung direspons positif oleh Nila. Menurutnya, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus yang terus diperjuangkannya selama menjadi anggota DPR RI.
“Alhamdulillah, kami telah membagikan ratusan rombong gratis sekaligus menggelar berbagai pelatihan agar pelaku UMKM bisa berkembang dan naik kelas,” katanya.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Program pemberdayaan UMKM tersebut mengantarkan Nila meraih penghargaan pada Radar Surabaya Awards 2026 sebagai legislator yang dinilai berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat melalui program Rombong-An Mbak Nila.
Nila juga memaparkan sejumlah perjuangan yang tengah dikawal di tingkat nasional, di antaranya pembahasan RUU Pariwisata, dorongan agar kawasan industri memprioritaskan tenaga kerja lokal, serta kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM.
“Kegiatan reses ini menjadi sarana untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi warga Gresik dan Lamongan,” pungkasnya.

















































































