Ikuti Kami

Sinergi Ketahanan Pangan: GP Ansor Kota Semarang Gelar Panen Raya Jagung di Lahan Satu Hektare

Gerakan pemanfaatan lahan tidur ini sebagai bentuk kontribusi nyata pemuda dalam memperkuat ketahanan pangan.

Sinergi Ketahanan Pangan: GP Ansor Kota Semarang Gelar Panen Raya Jagung di Lahan Satu Hektare
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Semarang, Gesuri.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang sukses menggelar panen raya jagung di lahan binaan seluas satu hektare yang terletak di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Minggu (5/7/2026). 

Langkah strategis organisasi kepemudaan tersebut mendapat apresiasi tinggi langsung dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Agustina menilai gerakan pemanfaatan lahan tidur ini sebagai bentuk kontribusi nyata pemuda dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyokong akselerasi pembangunan daerah.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capre

Agenda ini juga selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang menempatkan kedaulatan pangan serta kelestarian lingkungan sebagai salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

"Kota yang kuat adalah kota yang mampu menjaga ketersediaan pangannya, memelihara alamnya, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama pembangunan. Apa yang dilakukan GP Ansor Kota Semarang hari ini memiliki makna lebih besar daripada sekadar panen jagung," ujar Agustina.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Pemkot Semarang akan terus konsisten mendorong perluasan sektor pertanian berkelanjutan. Strategi tersebut dilakukan lewat optimalisasi lahan produktif, peningkatan kapasitas kelompok tani, pemanfaatan ekonomi sirkular, hingga penjagaan ekosistem lingkungan hidup secara komprehensif.

Program pemberdayaan lahan binaan yang diinisiasi oleh PC GP Ansor Kota Semarang ini digarap melalui kolaborasi erat dengan kelompok tani lokal serta sejumlah mitra strategis. Hasil panen raya komoditas jagung ini nantinya dialokasikan penuh sebagai bahan baku pakan unggas nasional, guna menyokong sektor peternakan sekaligus memotong rantai pasok pangan agar harga di Kota Semarang tetap stabil.

Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Arif Rahman, menyatakan bahwa kegiatan agro-ekonomi ini menjadi bukti empiris bahwa kader Ansor sanggup mengambil peran aktif dan solutif di sektor riil pertanian, bukan sekadar organisasi berbasis massa semata.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

"Hari ini kami tidak hanya memanen jagung, tetapi juga memanen hasil dari semangat gotong royong, kerja keras, dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kader-kader Ansor mampu berkarya di sektor pertanian dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah," kata Arif.

Arif juga berharap agar Pemkot Semarang dapat memperluas kerja sama kemitraan ini ke depan. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah pemberian izin pemanfaatan lahan-lahan tidur milik pemerintah daerah yang belum optimal untuk dikonversi menjadi lahan pertanian produktif terpadu.

Apresiasi serupa juga datang dari tingkat wilayah. Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, H. Muhammad Shidqon Prabowo, menilai keberhasilan program panen raya di Mijen ini merefleksikan implementasi luhur dari doktrin Khodimul Ummah (pelayan umat). Doktrin tersebut diwujudkan melalui aksi nyata di sektor agraris serta penguatan sendi-sendi ekonomi kerakyatan secara mandiri.

Quote