Bandung, Gesuri.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Turimayanti, mengajak kaum perempuan untuk berani mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga, komunitas, maupun dalam pembangunan daerah.
Selain menjalankan tugas sebagai legislator di DPRD Jabar, Tuti yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat ini menilai perempuan memiliki keistimewaan yang unik. Keistimewaan tersebut tidak hanya terletak pada peran tradisional sebagai ibu dan pendidik, tetapi juga pada ketangguhan serta kepeduliannya dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
“Perempuan dilahirkan dengan tugas dan tanggung jawab yang mulia. Setiap perempuan memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, jangan pernah ragu untuk melangkah dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Tuti.
Tuti menegaskan bahwa perempuan memiliki hak penuh untuk menyuarakan gagasan, keberanian, serta cita-cita demi memperjuangkan perubahan yang lebih baik. Namun, ia mengingatkan agar keberanian tersebut senantiasa diarahkan pada hal-hal yang membawa dampak positif bagi kemaslahatan publik.
"Perempuan berhak menyampaikan pendapat, mengambil keputusan, dan memperjuangkan perubahan. Ketika perempuan berani bergerak, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, melainkan juga keluarga, lingkungan, bahkan masyarakat luas," tuturnya.
Tuti tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapi kaum hawa saat ini semakin beragam, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, hingga dinamika perkembangan sosial yang cepat. Meski demikian, ia optimistis perempuan Indonesia mampu beradaptasi dan menjadi bagian dari solusi.
Terkait kepemimpinan, Tuti menekankan pentingnya membangun fondasi nilai yang sehat dan bertanggung jawab. Bagi dia, keberhasilan seorang pemimpin tidak boleh hanya diukur dari tingginya jabatan, melainkan dari kualitas tindakan nyata yang ditunjukkan.
“Pemimpin yang baik diukur dari kualitas keputusan yang diambil, kejernihan berpikir, keberanian bertanggung jawab, serta kemampuan menguatkan tim. Nilai-nilai inilah yang sebenarnya banyak dimiliki oleh perempuan,” tegasnya.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Tuti berharap ke depan semakin banyak perempuan yang percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak takut tampil di berbagai bidang kehidupan. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan esensinya adalah kemampuan menginspirasi, menggerakkan, dan menghadirkan solusi konkret.
"Jangan pernah merasa kecil. Setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mengabdi. Ketika kita bekerja dengan hati, berpikir jernih, dan mampu bekerja bersama, maka kebermanfaatan itu akan dirasakan oleh banyak orang," pungkas Tuti.
Melalui pesan ini, Tuti berharap lahirnya generasi perempuan yang tangguh, berdaya, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Keterlibatan aktif perempuan dinilai akan menjadi pilar penting dalam membangun keluarga yang harmonis, masyarakat yang peduli, serta mewujudkan Jawa Barat yang maju dan berkeadilan.

















































































