Ikuti Kami

Megawati Minta Waspadai Musuh Dalam Selimut

Megawati sengaja mempercepat proses penjaringan para calon yang diusung di pilkada agar memiliki persiapan panjang.

Megawati Minta Waspadai Musuh Dalam Selimut
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri. Foto: Gesuri.id/ Alvin Cahya Pratama.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, sengaja mempercepat proses penjaringan para calon yang diusung di pilkada agar memiliki persiapan panjang.

"Jadi begitu pulang, langsung bisa bergerak. Tapi tentu yang menjadi kewajiban diselesaikan dulu," kata Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (19/2).

Baca: Herman-TB Mulyana Siap Jalani Pilkada Cianjur

Dijelaskan Presiden ke-5 RI itu, proses penjaringan cepat ini dilakukan untuk menakar 'serangan-serangan' yang kemungkinan datang. 

Pasalnya, menurut dia, dalam momen-momen pilkada biasanya muncul musuh dalam selimut dan permainan kasus.

"Hati hati, jangan santai-santai, sekarang banyak musuh dalam selimut. Itulah kenapa sekarang saya luncurkan (nama-nama calon yang diusung)," terang Megawati.
 
Megawati kemudian memberi contoh kasus yang pernah menjerat kadernya di NTT dalam Pilkada 2018, yakni Marinus Sae, calon gubernur NTT.

Marianus saat itu ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK ketika dirinya berstatus daftar calon tetap (DCT) Pilkada 2018.

Baca: Megawati Sebut Kasus Marianus Sae Sebagai 'Pesanan'

Lantaran kasus tersebut, PDI Perjuangan akhirnya gagal mengusung Marinus selaku kadernya, hingga KPU mengimbau PDI Perjuangan mengusung calon lain.

PDI Perjuangan akhirnya memutuskan mengusung Emilia Nomleni sebagai pengganti Marinus untuk tarung di Pilkada.
 

Quote