Ikuti Kami

Soal Ujian “Anies Diejek Mega” Andreas: Menjurus Propaganda!

Andreas menilai penggunaan nama-nama populer seperti halnya Anies dan Mega bukan hanya politis.

Soal Ujian “Anies Diejek Mega” Andreas: Menjurus Propaganda!
Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta kasus "Soal Ujian Anies-Mega" untuk siswa SMP di Cipete ditelusuri.

Andreas menilai penggunaan nama-nama populer seperti halnya Anies dan Mega bukan hanya politis. Lebih dari itu, menurutnya soal ujian SMP menjurus kepada propaganda.

Baca: Politik Identitas Tak Berdampak Bagi Banteng Sulut

"Ini menjurus pada propaganda dan indoktrinasi terhadap peserta didik. Hal ini tentu tidak sejalan dengan prinsip-prinsip mereka belajar yang justru memberikan ruang pada guru dan peserta didik untuk mengembangkan diri secara bebas tanpa pressure, baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Andreas.

Karena itu, Andreas yang duduk di komisi bidang pendidikan, meminta pihak sekolah memanggil dan menanyakan apa motivasi dan latar belakang maksud pembuat soal tersebut.

"Namun penggunaan nama-nama populer dalam bidang politik dengan indikasi politis. Apalagi hal tersebut terjadi dalam soal ujian tentu tidak bisa dibenarkan," kata Andreas.

Baca: Menang 5 Pilkada di Sultra! PDI Perjuangan Ubah Peta Politik

Sebelumnya, publik digegerkan oleh beredarnya foto lembar soal ujian yang diklaim milik SMP di Cipete, Jakarta Selatan, yang berisi kalimat pertanyaan memuji Gubernur DKI Anies Baswedan dan menghina Mega.

Foto lembar soal ujian yang disebut terlampau memuji Anies dan menghina Mega itu menjadi buah bibir setelah viral di media sosial.

Quote