Ikuti Kami

Bocah Terperosok Galian Manggarai, Ketua Komisi D DPRD DKI Minta Pengamanan Proyek Diperketat

Yuke meminta seluruh pelaksana proyek konstruksi di Ibu Kota untuk memperketat standar pengamanan lokasi galian secara drastis.

Bocah Terperosok Galian Manggarai, Ketua Komisi D DPRD DKI Minta Pengamanan Proyek Diperketat
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike.

Jakarta, Gesuri.id — Insiden tragis yang menimpa seorang balita berusia empat tahun, Izra, di lokasi proyek Lapangan Multifungsi Taman RW 04, Manggarai, Jakarta Selatan, memicu reaksi keras dari legislatif. 

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta seluruh pelaksana proyek konstruksi di Ibu Kota untuk memperketat standar pengamanan lokasi galian secara drastis.

​Yuke menegaskan bahwa kecelakaan seperti itu seharusnya bisa dihindari jika kontraktor atau pelaksana proyek memasang pembatas dan penanda yang memadai di sekitar area kerja.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​"Kemarin itu harusnya kan juga ada antisipasi pengamanannya. Barrier-kah (pembatas), terus juga lebih kelihatan, lebih eye-catchy (mencolok) gitu," ujar Yuke di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (29/6).

​Lebih lanjut, Yuke mengingatkan bahwa Jakarta saat ini sedang gencar melakukan berbagai pembangunan infrastruktur yang melibatkan penggalian tanah. Ia menekankan, baik proyek milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI maupun swasta, seluruh penanggung jawab wajib menaikkan standar keselamatan kerja demi melindungi warga, terutama di malam hari.

​"Memang saat ini kan banyak sekali pembangunan, banyak proyek. Mau non-Pemprov atau apa, pokoknya mohon dengan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jadi, untuk pengawasan dan antisipasi, tanda, rambu-rambu, yang memang untuk pengamanannya itu harus lebih ditingkatkan lagi," pungkas politisi PDI Perjuangan tersebut.

​Menurut Yuke, papan peringatan visual yang jelas dan penerangan yang cukup menjadi aspek krusial yang sering diabaikan oleh pelaksana proyek.

Baca: Ganjar Tegaskan Sikap PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan

​"Kalau perlu dikasih lampu juga, enggak cuma tulisan, dikasih gambar gitu. Jadi yang bisa mengantisipasi tidak terjadi hal-hal seperti kemarin," tambah Yuke.

​Sebelumnya diberitakan, seorang bocah bernama Izra (4) terperosok ke dalam lubang proyek di Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, pada Sabtu (27/6/2026) malam sekitar pukul 23.40 WIB.

​Korban terjatuh saat sedang bermain bersama teman-temannya. Lubang galian tersebut memiliki kedalaman sekitar 3,5 hingga 4 meter, dengan diameter yang sangat sempit, yakni hanya 30x30 sentimeter.

Quote