Ikuti Kami

Sambut Era AI, Wibowo Prasetyo Minta Kampus Islam Tak Anti-Teknologi

Kemajuan teknologi hendaknya tidak dipandang sebagai ancaman.

Sambut Era AI, Wibowo Prasetyo Minta Kampus Islam Tak Anti-Teknologi
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo.

Jakarta, Gesuri.id - Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dituntut untuk terus beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). 

Kemajuan teknologi hendaknya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan zaman.

​Pesan tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo, saat memberikan orasi pada Wisuda Ke-XXXII Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo di Ganeca Convention Hall, Purworejo, Sabtu (24/10/2026).

Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

​Wibowo menekankan bahwa kehadiran AI dan disrupsi teknologi menuntut para lulusan untuk memiliki cara pandang baru terhadap masa depan. Menurutnya, mengandalkan gelar sarjana saja tidak lagi cukup di era digital tanpa disertai kemampuan beradaptasi dan berinovasi.

​“Dunia berubah sangat cepat dan kita harus mampu melihat peluang di tengah perubahan itu. Teknologi dapat membantu manusia menjadi lebih pintar, tetapi pendidikan harus membuat manusia menjadi lebih bijaksana. Itulah tugas besar para pendidik masa depan,” tegas Wibowo.

​Lebih lanjut, Wibowo menggarisbawahi pentingnya peran pendidik yang tidak akan pernah bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Guru era modern tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga membangkitkan rasa ingin tahu, mengasah cara berpikir kritis, serta menumbuhkan kepekaan sosial peserta didik.

​Ia mendorong para wisudawan untuk mengoptimalkan AI guna mendukung pembelajaran dan menciptakan peluang baru—seperti mengembangkan media pembelajaran digital, mendirikan lembaga pendidikan, hingga membangun usaha berbasis pengetahuan.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

​Dalam kesempatan tersebut, Wibowo juga berharap STAINU Purworejo terus memperkuat kualitas akademik, riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat, serta memperluas kolaborasi lintas sektor.

​“Selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga. Saya berharap STAINU Purworejo semakin maju, berkualitas, dan terus melahirkan generasi terdidik yang berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

​Pada prosesi wisuda tersebut, Ketua STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Tanggala, S.Psi., M.Si., resmi melantik 66 sarjana baru dari program studi bidang pendidikan. Mustadin menyampaikan bahwa pelepasan wisudawan ini merupakan komitmen nyata kampus dalam melahirkan SDM unggul yang siap mengabdi di tengah masyarakat.

Quote